PLN Kalselteng Tambah SPKLU Antisipasi Lonjakan Kendaraan Listrik saat Mudik Lebaran 2025
PLN Kalselteng menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga 73 unit untuk memastikan kenyamanan pengguna kendaraan listrik selama mudik Lebaran 2025.

Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 27 Maret 2025 - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) secara signifikan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan pengguna kendaraan listrik (EV) selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H yang diperkirakan akan meningkat drastis. Penambahan SPKLU ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pemudik yang menggunakan mobil listrik, terutama dalam menempuh perjalanan jarak jauh.
General Manager PLN UID Kalselteng, Ahmad Syauki, menjelaskan bahwa penambahan SPKLU ini merupakan bagian penting dari upaya PLN dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik sebagai moda transportasi yang andal dan aman. "SPKLU berperan layaknya SPBU bagi kendaraan konvensional. Meski pengisian daya bisa dilakukan di rumah, SPKLU sangat dibutuhkan saat menempuh perjalanan jauh," ujar Syauki dalam keterangan pers di Banjarbaru, Kamis (27/3).
Hingga Maret 2025, PLN UID Kalselteng telah mengoperasikan 73 SPKLU yang tersebar di 43 lokasi strategis, mulai dari wilayah barat Kalimantan Tengah hingga perbatasan Kalimantan Selatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 40 km, pengguna EV dengan daya tempuh 350 km dapat melewati hingga delapan SPKLU dalam satu perjalanan. Hal ini menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.
Persiapan Mudik Lebaran 2025 yang Ramah Lingkungan
Penambahan SPKLU ini mendapat apresiasi positif dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bapak Bahlil Lahadalia. Beliau menyambut baik percepatan pembangunan infrastruktur kendaraan listrik di Kalimantan, khususnya menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 H. "Saya sangat mengapresiasi kenaikan jumlah SPKLU di Pulau Kalimantan yang meningkat 6,5 kali lipat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya," ujar Bahlil dalam kunjungan kerjanya ke Banjarmasin beberapa waktu lalu.
Pada Idul Fitri 2024, jumlah SPKLU di Kalimantan tercatat sebanyak 32 unit. Angka ini meningkat signifikan menjadi 209 unit yang diproyeksikan untuk Lebaran 2025. Kenaikan ini menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. "Kita apresiasi PLN yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengisi ulang kendaraan listriknya. Ini semua tentunya akan menambah kenyamanan mereka saat perjalanan mudik," tambah Bahlil.
Tidak hanya infrastruktur pengisian daya yang meningkat, jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan listrik juga diprediksi akan melonjak. Pada Idul Fitri 2024, tercatat 203 pemudik menggunakan kendaraan listrik. Angka ini diproyeksikan meningkat hampir lima kali lipat menjadi 1.015 pemudik pada Idul Fitri 2025.
Testimoni Pengguna dan Dampak Positif
Ferry, seorang pengguna mobil listrik asal Banjarmasin yang kerap melakukan perjalanan jauh, memberikan testimoninya terkait kenyamanan SPKLU PLN. "SPKLU PLN nyaman, bersih, dan petugas sangat membantu. Selain itu, jumlahnya yang terus bertambah membuat saya tidak khawatir saat melakukan perjalanan jauh," katanya.
PLN UID Kalselteng berkomitmen untuk terus mendukung transisi energi bersih melalui penyediaan infrastruktur yang memadai. Dengan peningkatan jumlah SPKLU dan kenyamanan yang ditawarkan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang beralih ke kendaraan listrik yang lebih hemat dan ramah lingkungan. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan menciptakan lingkungan yang lebih lestari.
Berikut beberapa poin penting terkait pengembangan SPKLU di Kalselteng:
- Peningkatan jumlah SPKLU dari 32 unit pada Idul Fitri 2024 menjadi 209 unit pada Idul Fitri 2025.
- Rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 40 km.
- Lonjakan pengguna kendaraan listrik untuk mudik Lebaran 2025 diprediksi mencapai 1.015 pemudik.
- Komitmen PLN dalam mendukung transisi energi bersih dan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Dengan adanya peningkatan infrastruktur SPKLU dan dukungan dari pemerintah, diharapkan masyarakat semakin percaya diri untuk menggunakan kendaraan listrik dan berkontribusi terhadap lingkungan yang lebih hijau.