PNS Kotawaringin Timur Dilatih Wirausaha Jelang Pensiun
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melatih PNS yang akan pensiun untuk bekal kewirausahaan, agar tetap produktif setelah masa pengabdian.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim), Kalimantan Tengah, mengambil langkah proaktif dalam mempersiapkan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa pensiun. Langkah ini berupa pelatihan dan pembekalan keterampilan wirausaha, guna memastikan para PNS tetap produktif dan bahagia setelah purna tugas. Sosialisasi dan pelatihan ini digelar mulai 1 April hingga 1 Juli 2025, menyasar 36 PNS yang akan pensiun pada tahun tersebut.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, Sanggul Lumban Gaol, menekankan pentingnya persiapan memasuki masa pensiun. "Hal yang harus kita pahami bahwa purna tugas bukan berarti purna karya," tegasnya. Pemkab Kotim berupaya membekali para PNS dengan pengetahuan dan keterampilan yang memungkinkan mereka untuk memulai usaha sendiri, sehingga masa pensiun dapat dijalani dengan lebih produktif dan sejahtera.
Sebanyak 36 PNS akan mengikuti pelatihan ini, terdiri dari berbagai jabatan, termasuk 2 orang pejabat pengawas, 8 orang pejabat pelaksana, dan 22 orang pejabat fungsional. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan bekal keterampilan dalam berbagai bidang usaha kecil mikro dan menengah (UMKM), memberikan kesempatan bagi para PNS untuk memulai babak baru dalam kehidupan mereka setelah mengabdi kepada negara.
Bekal Keterampilan Wirausaha untuk Masa Pensiun
Pelatihan kewirausahaan yang diberikan oleh Pemkab Kotim diharapkan dapat membantu para PNS dalam merencanakan masa pensiun mereka dengan lebih baik. Program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan para PNS, bahkan setelah mereka memasuki masa purna tugas. Dengan bekal keterampilan wirausaha, diharapkan para PNS dapat menciptakan lapangan kerja sendiri dan tetap berkontribusi bagi perekonomian daerah.
Berbagai jenis pelatihan wirausaha akan diberikan kepada para peserta. Materi pelatihan akan disesuaikan dengan minat dan potensi masing-masing PNS. Tujuannya adalah untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang praktis dan dapat langsung diterapkan dalam berwirausaha. Hal ini diharapkan mampu menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan dan menjanjikan.
Pemerintah daerah juga berharap Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dapat berperan aktif dalam pembinaan dan pendampingan para PNS purna tugas. Dengan adanya kolaborasi antara Pemkab Kotim dan PWRI, diharapkan para PNS dapat memperoleh dukungan dan bimbingan yang berkelanjutan setelah mengikuti pelatihan kewirausahaan.
Dukungan dan Harapan untuk Masa Depan
Salah satu PNS yang akan memasuki masa pensiun, Purmaji, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah. Ia mengungkapkan rencananya untuk menekuni bidang pertanian dan membuka usaha setelah pensiun. "Saya pensiun mau bertani dan mencoba membuka usaha. Mudah-mudahan bisa terlaksana. Yang penting mudah-mudahan selalu diberi umur panjang dan kesehatan," ujarnya.
Kisah Purmaji ini mencerminkan harapan dan semangat para PNS yang akan pensiun. Mereka ingin tetap produktif dan berkontribusi, meskipun sudah tidak lagi berstatus sebagai PNS. Pelatihan kewirausahaan ini menjadi bekal berharga bagi mereka untuk mewujudkan impian dan rencana masa depan.
Program pelatihan kewirausahaan ini tidak hanya bermanfaat bagi para PNS, tetapi juga bagi perekonomian daerah. Dengan semakin banyaknya wirausahawan baru yang berasal dari kalangan PNS purna tugas, diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru di Kabupaten Kotawaringin Timur. Inisiatif ini patut diapresiasi sebagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
Secara keseluruhan, inisiatif Pemkab Kotim ini menunjukkan perhatian yang besar terhadap kesejahteraan para PNS, bahkan setelah masa pengabdian mereka berakhir. Dengan bekal keterampilan wirausaha, diharapkan para PNS dapat menjalani masa pensiun dengan lebih tenang, sejahtera, dan tetap produktif dalam berkarya.