Polres Gorontalo Utara Buka Jalur Darurat Akibat Longsor di Sumalata
Longsor sepanjang 30 meter di Dusun Basulapa, Gorontalo Utara, menutup akses jalan utama; Polres Gorontalo Utara bersama TNI dan warga membuka jalur darurat untuk mengatasi masalah tersebut.

Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, Bagaimana: Sebuah longsor sepanjang 30 meter terjadi di Dusun Basulapa, Desa Kasia, Kecamatan Sumalata, Gorontalo Utara, pada Sabtu, 29 Maret 2023, pukul 03.30 WITA. Longsor ini menutup akses jalan utama penghubung Gorontalo Utara dan Buol, Sulawesi Tengah. Polres Gorontalo Utara, dibantu TNI, pemerintah desa, dan warga setempat, terpaksa membuka jalur darurat karena antrean kendaraan yang terus bertambah dan terhambatnya akses transportasi. Pembukaan jalur darurat ini dilakukan dengan membuka pagar pembatas jalan di jalur Basulapa, sebagai solusi sementara hingga pembersihan material longsor dapat dilakukan.
Kejadian longsor ini mengakibatkan terputusnya akses jalan utama yang menghubungkan Gorontalo Utara dan Buol, Sulawesi Tengah. Hal ini menimbulkan dampak yang signifikan terhadap perekonomian dan mobilitas masyarakat di kedua wilayah tersebut. Keputusan untuk membuka jalur darurat menjadi langkah penting untuk meminimalisir dampak negatif yang lebih luas.
Proses pembukaan jalur darurat ini tidaklah mudah. Dibutuhkan koordinasi dan kerja sama yang solid antara Polres Gorontalo Utara, TNI, pemerintah desa Kasia, dan warga setempat. Semua pihak bahu-membahu untuk mengatasi permasalahan ini dan memastikan akses jalan dapat kembali dibuka, meskipun hanya sementara waktu dengan sistem buka tutup.
Jalur Darurat Dibuka untuk Mengatasi Kemacetan
Kapolres Gorontalo Utara, AKBP Ahmad Eka Perkasa, menjelaskan bahwa longsor tersebut menutup seluruh badan jalan, sehingga kendaraan dari dan ke Buol tidak dapat melintas. Kondisi ini menyebabkan antrean kendaraan semakin panjang dan berpotensi menimbulkan masalah yang lebih besar. Oleh karena itu, keputusan untuk membuka jalur darurat menjadi pilihan yang tepat dan cepat untuk mengatasi situasi darurat ini.
Pembukaan jalur darurat dilakukan dengan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum. Prosesnya melibatkan pembukaan pagar pembatas jalan di jalur Basulapa. Sistem buka-tutup diterapkan untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan yang melintas di jalur darurat tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Kerja sama yang baik antara pihak kepolisian, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat setempat sangat vital dalam mempercepat proses pembukaan jalur darurat. Kecepatan penanganan ini menunjukkan kesigapan dan kepedulian semua pihak dalam menghadapi bencana alam tersebut. "Alhamdulillah lintas Sulawesi di bagian barat kabupaten ini telah dapat dilewati dengan menerapkan sistem buka tutup," kata Kapolres Eka.
Apresiasi dan Antisipasi Kejadian Berulang
Kepala Desa Kasia, Andri Usu, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Polres dan TNI dalam membantu membuka jalur lintas Sulawesi yang terputus akibat longsor. Dukungan tersebut sangat membantu mempercepat pemulihan akses jalan dan mengurangi dampak negatif yang lebih besar bagi masyarakat.
Saat ini, pihak desa masih menunggu bantuan alat berat untuk membersihkan material longsor yang masih menutup jalan. Proses pembersihan material longsor ini membutuhkan waktu dan peralatan yang memadai. Diharapkan, dengan bantuan alat berat, akses jalan dapat kembali normal dalam waktu dekat.
Andri Usu juga berharap agar titik rawan longsor lainnya tidak mengalami kondisi yang sama. Antisipasi terhadap potensi longsor susulan sangat penting, mengingat wilayah tersebut masih berpotensi diguyur hujan. Hal ini menjadi perhatian penting untuk mencegah terjadinya bencana serupa di masa mendatang.
Pembukaan jalur darurat ini merupakan solusi sementara. Pihak berwenang perlu melakukan langkah-langkah lebih lanjut untuk mengatasi masalah longsor secara permanen, termasuk melakukan perbaikan infrastruktur jalan dan penanggulangan bencana yang komprehensif. Semoga titik rawan longsor lainnya tidak akan mengalami kondisi yang sama sebab dikhawatirkan hujan kembali mengguyur Wilayah ini.