Polri Luncurkan Kampanye #RiseAndSpeak: Wujudkan Indonesia yang Aman untuk Perempuan dan Anak
Bareskrim Polri meluncurkan kampanye #RiseAndSpeak untuk menciptakan lingkungan aman dan inklusif bagi perempuan dan anak, serta mendorong pelaporan kekerasan berbasis gender.

Direktorat Pelindungan Perempuan Anak (PPA) dan Pidana Perdagangan Orang (PPO) Bareskrim Polri meluncurkan kampanye #RiseAndSpeak. Kampanye ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif bagi perempuan dan anak di Indonesia. Inisiatif ini diluncurkan di Jakarta pada 27 Februari, menjawab pertanyaan apa (peluncuran kampanye), siapa (Bareskrim Polri), di mana (Jakarta), kapan (27 Februari), mengapa (untuk menciptakan lingkungan aman bagi perempuan dan anak), dan bagaimana (melalui edukasi dan pemberdayaan korban).
Brigadir Jenderal Polisi Nurul Azizah, Direktur PPA-PPO Bareskrim Polri, menjelaskan bahwa kampanye #RiseAndSpeak bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan kekerasan berbasis gender. Kampanye ini mendorong keberanian untuk berbicara dan melaporkan berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan fisik, psikis, eksploitasi ekonomi, dan seksual. Nurul menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi semua, terutama kelompok rentan.
âVisi kami dalam kampanye #RiseAndSpeak adalah untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan inklusif bagi semua, terutama perempuan, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya. Kami mendorong setiap individu untuk berani bersuara dan melaporkan setiap tindak kekerasan dan ketidakadilan,â jelas Nurul dalam keterangan tertulis.
Misi dan Strategi Kampanye #RiseAndSpeak
Kampanye #RiseAndSpeak memiliki beberapa misi utama. Pertama, mengedukasi masyarakat untuk berani melaporkan tindak kekerasan. Kedua, memperkuat sinergi antar sektor terkait. Ketiga, mengoptimalkan platform digital sebagai media edukasi yang efektif dan luas. Selain itu, kampanye ini bertujuan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri dan instansi terkait dalam menangani kasus kekerasan berbasis gender dan perdagangan manusia.
Salah satu fokus utama kampanye ini adalah pemberdayaan korban dan pelaku, yang seringkali merupakan kelompok rentan. Polri berkomitmen untuk memberikan kapasitas dan kemandirian kepada mereka melalui program rehabilitasi, pendampingan psikososial, dan pemberdayaan ekonomi. âSalah satu hal yang sangat penting adalah pemberdayaan korban dan pelaku yang merupakan kelompok rentan. Kami ingin memberikan kapasitas dan kemandirian kepada mereka melalui program rehabilitasi, pendampingan psikososial, serta pemberdayaan ekonomi,â ujar Nurul.
Strategi kampanye ini meliputi edukasi melalui media sosial dan konvensional, serta kegiatan langsung di masyarakat. Kegiatan tersebut antara lain workshop, konsultasi dengan psikolog, dan fasilitas curhat bagi korban kekerasan. Kampanye ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar, mahasiswa, tokoh agama, dan aparat penegak hukum.
Langkah Konkret dan Kolaborasi
Sebagai contoh kegiatan nyata, âNgabuburit Bersama Santri Milenialâ akan digelar pada bulan Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan mengajak santri untuk berani melawan kekerasan dan kejahatan. Keterlibatan berbagai pihak sangat penting untuk keberhasilan kampanye ini.
Polri berharap kampanye ini dapat menciptakan perubahan nyata dalam melindungi perempuan dan anak di Indonesia. Kolaborasi dan komitmen bersama dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih aman, inklusif, dan berkeadilan. âMelalui kolaborasi dan komitmen bersama, kita bisa menciptakan perubahan nyata, mari bersama-sama menjadi bagian dari gerakan ini untuk membangun Indonesia yang lebih aman, inklusif, dan berkeadilan,â tutup Nurul.
Kampanye #RiseAndSpeak diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam upaya melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi. Dengan edukasi yang masif dan kolaborasi yang kuat, diharapkan terciptanya lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi mereka.