Polsek Marawola Intensifkan Razia Miras Jelang Ramadhan 2025
Polsek Marawola gencar razia miras di Sigi jelang Ramadhan 2025 untuk menciptakan kamtibmas kondusif, mengamankan 25 liter miras jenis saguer.

Kepolisian Sektor (Polsek) Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, meningkatkan razia minuman keras (miras) menjelang bulan suci Ramadhan 2025. Razia ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut. Razia dilakukan sepekan sebelum Ramadhan, menyasar rumah-rumah warga yang diduga memproduksi dan menjual miras secara ilegal. Sasaran utama razia adalah masyarakat yang kedapatan menjual atau membeli minuman keras.
Menurut Kasi Humas Polres Sigi, Iptu Nuim Hayat, miras dianggap sebagai penyakit masyarakat yang perlu ditangani serius. Razia ini merupakan bagian dari Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) yang dilakukan oleh jajaran Polres Sigi melalui polsek-polsek di wilayah Kabupaten Sigi. Pihaknya menekankan pentingnya mencegah gangguan keamanan, terutama selama bulan Ramadhan. "Miras yang diamankan itu diamankan di Polsek Marawola dan untuk pemiliknya dibuatkan surat pernyataan dengan penekanan agar tidak lagi menjual minuman keras," ujar Iptu Nuim Hayat di Desa Maku, Senin.
Selama razia, ditemukan satu jerigen berisi 25 liter miras jenis saguer. Pemilik miras tersebut telah membuat surat pernyataan untuk tidak lagi menjual minuman keras. Polisi mengingatkan masyarakat akan dampak buruk miras, termasuk peningkatan aksi kriminalitas dan gangguan kamtibmas. Iptu Nuim Hayat mengajak masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, terutama menjelang dan selama Ramadhan 2025. Polsek Marawola berkomitmen untuk terus melakukan penindakan terhadap peredaran minuman keras guna mencegah perkelahian dan gangguan kamtibmas lainnya.
Razia Miras di Sigi: Upaya Ciptakan Kamtibmas Kondusif
Intensifikasi razia miras oleh Polsek Marawola merupakan langkah proaktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Ramadhan. Kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama bulan suci. Polisi berharap dengan adanya razia ini, peredaran miras dapat ditekan dan angka kriminalitas dapat menurun.
Razia miras ini juga bertujuan untuk memberikan efek jera kepada para penjual dan pembeli miras. Dengan adanya sanksi berupa surat pernyataan, diharapkan mereka dapat lebih bertanggung jawab dan tidak mengulangi perbuatannya. Selain itu, razia ini juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang bahaya mengonsumsi dan menjual miras.
Polisi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Kerjasama antara polisi dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif. Dengan saling mendukung dan bekerja sama, diharapkan situasi keamanan di Kabupaten Sigi dapat tetap terjaga dengan baik.
Dampak Buruk Miras dan Upaya Pencegahan
Minuman keras memiliki dampak buruk yang signifikan terhadap individu dan masyarakat. Konsumsi miras dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari kerusakan organ dalam hingga gangguan jiwa. Selain itu, miras juga sering dikaitkan dengan peningkatan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas.
Untuk mencegah dampak buruk miras, diperlukan upaya pencegahan yang komprehensif. Hal ini tidak hanya tanggung jawab pihak kepolisian, tetapi juga pemerintah daerah, masyarakat, dan keluarga. Edukasi tentang bahaya miras perlu ditingkatkan, terutama kepada generasi muda. Selain itu, perlu juga adanya pengawasan yang ketat terhadap peredaran miras.
Peran keluarga juga sangat penting dalam mencegah konsumsi miras. Orang tua perlu mengawasi anak-anaknya dan memberikan pendidikan tentang bahaya miras sejak dini. Dengan kerjasama semua pihak, diharapkan peredaran dan konsumsi miras dapat ditekan seminimal mungkin.
Polisi juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran miras. Informasi dari masyarakat sangat membantu pihak kepolisian dalam melakukan penindakan dan mencegah peredaran miras secara lebih efektif. Kerjasama yang baik antara polisi dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif.
Kesimpulannya, razia miras yang dilakukan oleh Polsek Marawola merupakan langkah penting dalam menjaga kamtibmas di Kabupaten Sigi menjelang Ramadhan 2025. Upaya ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kerjasama antara pihak kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program ini.