Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 di Bandara Adi Soemarmo Diprediksi pada 28 Maret
Bandara Adi Soemarmo Solo memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 terjadi pada 28 Maret dengan jumlah penumpang mencapai 6.000 orang, meningkat 5 persen dari tahun lalu.

Bandara Adi Soemarmo, Solo, diprediksi akan mengalami puncak arus mudik Lebaran 2025 pada Jumat, 28 Maret mendatang. Pada hari tersebut, diperkirakan akan ada sekitar 6.000 penumpang yang akan menggunakan jasa bandara untuk perjalanan mudik mereka. Hal ini disampaikan oleh PGS Legal, Compliance, and Stakeholder Relation Department Head PT Angkasa Pura Bandara Adi Soemarmo, Desita Fatima, dalam keterangannya di Solo, Kamis (27/3).
Desita Fatima menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan sekitar 5 persen dibandingkan dengan puncak arus mudik tahun lalu pada periode yang sama. Peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik melalui Bandara Adi Soemarmo. Pihak bandara telah mempersiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut.
Lonjakan penumpang ini cukup signifikan jika dibandingkan dengan hari-hari normal. Biasanya, Bandara Adi Soemarmo melayani sekitar 2.000 penumpang per hari. Artinya, pada puncak arus mudik nanti, jumlah penumpang akan meningkat tiga kali lipat. Hal ini menandakan pentingnya antisipasi dan persiapan yang matang dari pihak bandara untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran.
Antisipasi Lonjakan Penumpang di Bandara Adi Soemarmo
Menyikapi prediksi lonjakan penumpang tersebut, Bandara Adi Soemarmo telah membuka posko selama periode mudik dan balik Lebaran, mulai tanggal 21 Maret hingga 11 April. Posko yang berlokasi di lobi keberangkatan ini berfungsi sebagai posko reaksi cepat untuk menangani berbagai permasalahan yang mungkin timbul selama periode sibuk tersebut. Keberadaan posko ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penumpang.
Selain itu, untuk memastikan kelancaran operasional bandara, pihak Bandara Adi Soemarmo juga telah menambah frekuensi penerbangan. Terdapat tujuh penerbangan tambahan atau extra flight yang telah dijadwalkan, dengan rincian tiga extra flight dari Citilink dan empat dari Garuda Indonesia. Seluruh extra flight tersebut memiliki tujuan Jakarta, mengingat tingginya permintaan penerbangan ke ibu kota selama periode mudik Lebaran.
Dengan penambahan extra flight ini, total jumlah penerbangan di Bandara Adi Soemarmo selama periode mudik dan balik Lebaran diperkirakan akan meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai sekitar 704 penerbangan. Penambahan ini diharapkan dapat mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang dan mencegah terjadinya penumpukan penumpang di bandara.
Puncak Arus Balik Lebaran
Tidak hanya arus mudik, Bandara Adi Soemarmo juga memprediksi puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada H+7 Lebaran. Diperkirakan, jumlah penumpang pada puncak arus balik juga akan mencapai sekitar 6.000 orang, sama dengan puncak arus mudik. Angka ini tetap menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan hari-hari normal, dan pihak bandara akan tetap siaga penuh untuk memastikan kelancaran arus balik.
"Kalau dari periode sama tahun lalu kenaikan diproyeksikan sebesar 5 persen," kata Desita Fatima mengenai proyeksi peningkatan penumpang baik untuk arus mudik maupun arus balik. Pernyataan ini menekankan konsistensi peningkatan jumlah penumpang dari tahun ke tahun, yang menuntut kesiapan yang lebih matang dari pihak bandara untuk setiap periode Lebaran.
Pihak bandara berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para penumpang selama periode mudik dan balik Lebaran. Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran melalui Bandara Adi Soemarmo dapat berjalan lancar dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara.
Dengan adanya penambahan frekuensi penerbangan dan pembukaan posko, diharapkan para pemudik dapat merasakan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan melalui Bandara Adi Soemarmo. Pihak bandara terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025.