Stok Beras Aceh Aman hingga Lebaran: Bulog Pastikan Cukup 30 Ribu Ton
Perum Bulog Aceh memastikan stok beras mencapai 30 ribu ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Idul Fitri 1446 H, bahkan penyerapan gabah dari petani terus dilakukan.

Banda Aceh, 17 Februari 2024 - Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H, kabar baik datang dari Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh. Mereka memastikan stok beras di Aceh aman dan mencukupi hingga Juni mendatang. Dengan total stok mencapai 30 ribu ton, Bulog Aceh menyatakan kebutuhan beras masyarakat terpenuhi selama periode penting ini.
Stok Beras Melimpah: Stok Aman Hingga Lebaran
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Aceh, Ihsan, menyatakan, "Jadi stok untuk bulan Ramadhan dan Idul Fitri ini sudah aman, sudah cukup." Pernyataan ini memberikan jaminan kepada masyarakat Aceh terkait ketersediaan beras selama bulan suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri. Bulog terus berupaya menjaga stabilitas pasokan beras agar harga tetap terkendali dan masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dengan tenang.
Penyerapan Gabah Petani: Pasokan Terus Bertambah
Ihsan menjelaskan bahwa Bulog secara aktif menyerap gabah dan beras langsung dari petani. Proses ini memastikan pasokan beras terus bertambah dan memperkuat ketahanan pangan Aceh. "Kalau sekarang ini sudah lebih dari lima persen dari target kita 49-54 ribu ton. Sekarang posisinya sekitar 3,4 ribu ton," tambah Ihsan. Langkah Bulog ini tidak hanya menjamin ketersediaan beras, tetapi juga memberikan dukungan ekonomi bagi petani lokal.
Cukupnya Stok Beras: Analisis Data Pertanian
Lebih lanjut, Ihsan memaparkan data pertanian Aceh yang menunjukkan produksi beras melimpah. "Kalau saya lihat sejauh ini ya, kita cukup. Apalagi saya lihat data pertanian itu, ada 1,6 juta ton. Kalau kita anggap dibagi dua saja, dijadikan beras itu kan masih ada sekitar 600-700 ribu ton. Sementara kita butuh hanya 49-54 ribu ton," jelasnya. Data ini menunjukkan potensi besar Aceh dalam memenuhi kebutuhan beras sendiri dan meminimalisir ketergantungan pada daerah lain.
Harga Beras Stabil: Harga Beli dan Harga Jual
Bulog membeli gabah dari petani dengan harga Rp6.500 per kg dan beras dengan harga Rp12.000 per kg. Kebijakan harga beli ini bertujuan untuk memberikan harga yang pantas bagi petani dan menjamin keberlanjutan produksi. Sementara itu, pantauan Antara menunjukkan harga beras di Banda Aceh relatif stabil. Beras SPHP dijual Rp65.000 per karung 5 kg atau Rp13.000 per kg. Harga beras lainnya bervariasi tergantung kualitas, mulai dari beras medium hingga super premium.
Harga Beras di Pasar: Beragam Kategori dan Harga
- Beras super premium: Rp220.000 (karung 15 kg), Rp150.000 (karung 10 kg), dan Rp25.000 per bambu.
- Beras premium: Rp210.000 (karung 15 kg), Rp145.000 (10 kg), dan Rp24.000 per bambu.
- Beras medium: Rp200.000 (karung 15 kg), Rp140.000 (karung 10 kg), dan Rp23.000 per bambu.
Stabilitas harga beras ini menunjukkan keberhasilan Bulog dalam menjaga ketersediaan dan mengendalikan harga di pasaran. Ketersediaan beras yang cukup dan harga yang stabil merupakan kabar gembira bagi masyarakat Aceh menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
Kesimpulan: Ketersediaan Beras Terjamin
Kesimpulannya, stok beras di Aceh dalam kondisi aman dan mencukupi hingga Idul Fitri. Komitmen Bulog dalam menyerap gabah dari petani serta data produksi beras yang melimpah menjadi kunci keberhasilan ini. Masyarakat Aceh dapat menyambut Ramadhan dan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran akan ketersediaan beras.