TMMD ke-123 di Bogor: Momentum Perkuat Gotong Royong dan Bangun Infrastruktur
TMMD ke-123 di Kabupaten Bogor tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat gotong royong antara TNI dan masyarakat, serta menggelar beragam program sosial.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan bahwa kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang ditutup pada Kamis lalu, menjadi momentum penting untuk meningkatkan kembali budaya gotong royong antara TNI dan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif warga dalam berbagai program sosial kemasyarakatan.
Penutupan TMMD ke-123 dilaksanakan di Desa Karacak, Leuwiliang. Bupati Rudy Susmanto menekankan bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam TMMD ini menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat. Ia juga mengapresiasi peran aktif TNI dalam berbagai kegiatan pembangunan dan penanggulangan bencana di Kabupaten Bogor.
"Ini momentum kita meningkatkan gotong royong kita kembali. Hari ini kita bisa melihat TNI bukan hanya membantu percepatan pembangunan infrastruktur, tapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama bergotong royong," ungkap Bupati Rudy Susmanto.
Infrastruktur dan Program Sosial TMMD ke-123
Dalam TMMD ke-123 ini, TNI tidak hanya membangun infrastruktur jalan sepanjang 3,3 kilometer dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 centimeter, tetapi juga melaksanakan berbagai program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Karacak. Program-program tersebut antara lain pembangunan satu unit musala, perbaikan tiga unit rumah tidak layak huni, dan pembangunan lima titik sumber air bersih.
Selain itu, TNI juga melakukan penghijauan dengan menanam 1.000 pohon dan memberikan bingkisan kepada anak-anak stunting. Terdapat pula program makan bergizi gratis bagi siswa SD, sebanyak 261 porsi, sebagai bagian dari program pemerintah. Semua kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Brigadir Jenderal Albertus Magnus Suharyadi, Kapoksahli Pangdam III/Siliwangi, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bogor atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan sehingga TMMD ke-123 dapat berjalan lancar. Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Desa Karacak, dengan rata-rata 75-100 warga yang terlibat setiap harinya dalam proses pembangunan.
Lebih dari Sekadar Pembangunan Jalan
Bupati Rudy Susmanto juga menyoroti peran TNI dalam menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri melalui gerakan pangan murah. Lebih lanjut, ia mengingat kontribusi TNI dalam penanggulangan bencana, termasuk pembangunan kembali jembatan yang rusak akibat bencana alam. "Kemarin kita terdampak bencana pun TNI ada di garis depan, beberapa jembatan putus yang dimiliki pemerintah Kabupaten Bogor, banyak dibantu dibangun oleh TNI bahkan dua jembatan utama kita menggunakan jembatan bailey murni dari TNI," jelasnya.
TMMD ke-123 di Desa Karacak, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, bukan hanya sekadar program pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi dan kolaborasi yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini juga menekankan pentingnya gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia.
Dengan berbagai program yang dijalankan, TMMD ke-123 ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Karacak dan sekitarnya. Program ini juga menjadi contoh nyata bagaimana TNI berperan aktif dalam pembangunan nasional, tidak hanya dalam bidang pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.