TNI-Polri Jamin Arus Balik Lebaran di Perbatasan Sulbar-Sulteng Aman dan Lancar
Kerja sama TNI dan Polri mengamankan arus balik Lebaran di perbatasan Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah, memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik.

Personel TNI dan Polri berhasil mengamankan arus balik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah di perbatasan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Kerja sama kedua instansi ini memastikan kelancaran dan keamanan para pemudik yang melewati jalur trans Sulawesi di Desa Sarjo, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu.
Kapolres Kabupaten Pasangkayu, Candra Kurnia Setiawan, menyatakan bahwa pengamanan posko mudik lebaran di perbatasan tersebut berjalan sukses. Hal ini berkat kerja sama yang solid antara dua belas personel gabungan TNI dan Polri yang bertugas setiap harinya. Selain itu, mereka juga didukung oleh petugas Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan petugas medis.
"Petugas tersebut tidak hanya mengatur agar lalu lintas lancar pada arus balik lebaran namun juga memastikan keamanan para pemudik dari gangguan tindak kriminal atau berbagai kejahatan lainnya ketika melintas di wilayah tersebut," jelas Kapolres Pasangkayu.
Pengamanan Terpadu di Posko Mudik Sarjo
Pos pengamanan di Desa Sarjo merupakan titik strategis dalam mengamankan arus balik Lebaran. Lokasi ini dipilih karena menjadi jalur utama penghubung antar provinsi. Kehadiran petugas gabungan TNI-Polri, dibantu petugas lainnya, memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik. Mereka siap memberikan bantuan, mulai dari informasi, pelayanan kesehatan, hingga bantuan teknis untuk kendaraan yang mengalami kerusakan.
Kapolres menekankan pentingnya peran petugas dalam menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan pemudik. "Pos pengamanan Sarjo merupakan titik strategis dan petugas akan terus bersiaga memberikan bantuan bagi pengendara yang mengalami kendala di perjalanan," tambahnya. Hal ini menunjukkan komitmen penuh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selama masa arus balik, hingga H-3 Lebaran, para pemudik merasakan keamanan dan kenyamanan berkat pengamanan dan pelayanan yang diberikan. Keberhasilan ini diharapkan dapat dipertahankan hingga puncak arus balik Lebaran tiba.
Operasi Ketupat 2025 dan Himbauan Kepada Masyarakat
Kapolres Pasangkayu berharap kesuksesan pengamanan arus balik Lebaran di Kabupaten Pasangkayu dapat menjadi acuan untuk kelancaran Operasi Ketupat 2025. Dengan pelayanan dan pengamanan ketat yang ditunjang kesiapan personel di lapangan, diharapkan operasi tersebut dapat berjalan aman dan lancar.
Tidak hanya mengandalkan petugas keamanan, Kapolres juga menghimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan. Kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan sangat penting dalam menciptakan suasana mudik yang tertib dan kondusif. Dengan sinergi ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Pengamanan yang terintegrasi antara TNI dan Polri di perbatasan Sulbar-Sulteng ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antar lembaga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Keberhasilan ini patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi model dalam pengamanan kegiatan serupa di masa mendatang.
Kehadiran petugas medis di posko juga memberikan rasa aman tambahan bagi pemudik. Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat selama perjalanan mudik.