Toko Tani Mimika: Solusi Pemasaran Hasil Kebun Mama-Mama Papua
Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, membangun Toko Tani Indonesia (TTI) untuk menampung dan memasarkan hasil kebun mama-mama Papua, menjamin pendapatan dan akses pasar yang lebih baik.

Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melalui Dinas Ketahanan Pangan, telah meluncurkan Toko Tani Indonesia (TTI) sebagai solusi bagi para petani, khususnya mama-mama Papua, dalam memasarkan hasil kebun mereka. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lokal dan menjamin akses pasar yang lebih mudah dan menguntungkan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Yulius Koga, menjelaskan bahwa TTI berfungsi sebagai tempat penampungan dan penjualan hasil kebun dari kelompok binaan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura. Bukan hanya satu kelompok, melainkan semua kelompok binaan dinas terkait yang akan mendapatkan manfaat dari program ini. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkab Mimika untuk memberdayakan seluruh petani lokal.
Program ini menjawab tantangan yang dihadapi mama-mama Papua dalam memasarkan hasil pertanian mereka. Dengan adanya TTI, diharapkan para petani dapat terus bertani tanpa khawatir hasil kebun mereka tidak terjual. Hal ini juga berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan dan pendapatan mereka.
Mendukung Ketahanan Pangan dan Perekonomian Lokal
Kehadiran TTI tidak hanya berfokus pada hasil kebun, tetapi juga mencakup hasil perikanan dari kelompok binaan Dinas Perikanan Mimika dan komunitas ayam petelur. Langkah ini menunjukkan komprehensivitas program dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian lokal yang berkelanjutan.
Yulius Koga menekankan bahwa TTI dirancang untuk membantu para petani, peternak, dan nelayan Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Mimika yang sebelumnya kesulitan memasarkan hasil produksi mereka. Dengan adanya TTI, diharapkan permasalahan akses pasar dapat teratasi.
Selain itu, harga komoditas yang dijual di TTI juga sangat terjangkau, sehingga dapat membantu mengendalikan harga pangan di daerah tersebut. Hal ini sangat penting untuk menjaga stabilitas harga dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat Mimika.
Toko Tani: Solusi Berkelanjutan Sejak 2022
TTI telah beroperasi sejak tahun 2022 dan hingga saat ini terus berjalan untuk mendukung masyarakat, khususnya para petani. Keberhasilan program ini menunjukkan komitmen jangka panjang Pemkab Mimika dalam memberdayakan masyarakat melalui sektor pertanian.
Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup mama-mama Papua, memberikan mereka kemandirian ekonomi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Mimika. Dengan memastikan akses pasar yang lebih baik, program ini menciptakan siklus ekonomi yang positif dan berkelanjutan.
Keberadaan TTI sebagai solusi pemasaran bagi hasil pertanian mama-mama Papua merupakan langkah strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan di Kabupaten Mimika. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat berperan aktif dalam memberdayakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan TTI dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Mimika di masa mendatang. Program ini juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk mengembangkan program serupa.