{{caption}}
Wagub Sulsel Dorong Kolaborasi Tekan Stunting, Angka Turun Signifikan!

Wakil Gubernur Sulsel mendorong kolaborasi lintas sektor untuk percepatan penurunan stunting di Sulawesi Selatan, dengan angka stunting turun signifikan dari 27,4 persen menjadi 23,3 persen.

{{caption}}
Perempuan Kalsel Jadi Garda Terdepan Lawan Stunting, Peringati Hari Kartini ke-147

Pemprov Kalsel optimalkan peran perempuan dalam penanggulangan stunting, memperingati Hari Kartini ke-147 dengan tema 'Kartini Masa Kini: Lawan Stunting dengan Pengetahuan dan Kepedulian'.

{{caption}}
Gubernur Sulbar Ajak Ulama Perangi Stunting: Edukasi Gizi Jadi Kunci Utama

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, mengajak ulama untuk turut serta dalam upaya penurunan angka stunting melalui edukasi gizi kepada masyarakat, mengingat angka stunting di Sulbar mencapai 30,3 persen.

{{caption}}
Rp2 Miliar untuk Penguatan Posyandu Sulbar: Tekan Stunting dan Berdayakan Perempuan

Pemerintah Sulawesi Barat mengalokasikan Rp2 miliar untuk penguatan posyandu dalam upaya menekan angka stunting dan memberdayakan perempuan dalam pembangunan daerah.

{{caption}}
Kemendukbangga dan Kejati Sulut Kolaborasi Tekan Angka Stunting

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak/BKKBN Sulut dan Kejati Sulut berkolaborasi melalui program Gerakan Orang Tua Asuh untuk menurunkan angka stunting di Sulawesi Utara.

{{caption}}
Wagub Sulsel Apresiasi IWATI: Perempuan, Keberagaman, dan Pembangunan

Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, memuji peran penting Ikatan Wanita Tionghoa Indonesia (IWATI) dalam merawat keberagaman dan memberdayakan perempuan di Sulawesi Selatan.

{{caption}}
PKK Jatim Tekankan Penanganan Stunting di Kediri, Optimis di Bawah Kepemimpinan Perempuan

Ketua TP PKK Jatim, Arumi Bachsin, menekankan pentingnya penanganan stunting di Kota Kediri di bawah kepemimpinan Ketua TP PKK yang baru dilantik, Faiqoh Azizah, dengan optimisme tinggi berkat kepemimpinan perempuan.

{{caption}}
Kemendukbangga dan Kejati Sulut Kolaborasi Tekan Angka Stunting

Kemendukbangga/BKKBN Sulut dan Kejati Sulut berkolaborasi melalui Program Genting untuk menurunkan angka stunting di Sulawesi Utara, menargetkan prevalensi 19 persen pada 2024 dan 5,9 persen pada 2045.