Kemkominfo Siap Akselerasi Transformasi Digital dengan Struktur Organisasi Baru
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) siap mencapai target transformasi digital berkat struktur organisasi yang baru, dengan fokus pada Pusat Data Nasional, infrastruktur digital, ekosistem AI, perlindungan anak di dunia digital, dan pengembang

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan siap untuk mencapai target transformasi digital Indonesia dengan diluncurkannya struktur organisasi yang baru. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Meutya Hafid, dalam Rapat Pimpinan di Kantor Kemkominfo, Jakarta Pusat, Senin (24/2).
Target-target transformasi digital tersebut telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Dengan struktur organisasi yang telah lengkap, Menkominfo Meutya Hafid menekankan pentingnya percepatan program dan memastikan setiap eselon I bertanggung jawab penuh atas pencapaian target yang telah ditetapkan. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antar direktorat jenderal untuk mencapai tujuan bersama.
Pertemuan tersebut juga membahas berbagai strategi untuk mencapai target transformasi digital. Meutya Hafid memberikan arahan spesifik kepada masing-masing direktorat jenderal terkait program prioritas yang harus dijalankan.
Percepatan Transformasi Digital di Sektor Pemerintahan
Direktorat Jenderal Teknologi Pemerintah Digital, di bawah kepemimpinan Mira Tayyiba, mendapat instruksi untuk mempercepat transformasi digital di sektor pemerintahan. Fokus utama adalah operasionalisasi Pusat Data Nasional (PDN) di Cikarang. PDN dianggap sebagai tulang punggung digitalisasi pemerintah, sehingga migrasi data dari kementerian dan lembaga lain ke PDN harus berjalan lancar dan efisien.
Selain itu, Ditjen Teknologi Pemerintah Digital juga bertanggung jawab untuk memastikan keamanan dan integritas data yang tersimpan di PDN. Hal ini penting untuk mencegah kebocoran data dan menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Pemerintah juga akan terus berupaya meningkatkan keamanan siber nasional untuk melindungi infrastruktur digital dari ancaman eksternal. Kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam negeri maupun luar negeri, akan terus ditingkatkan untuk mencapai hal ini.
Optimalisasi Infrastruktur Digital
Ditjen Infrastruktur Digital, yang dipimpin oleh Wayan Toni Supriyanto, mendapat tugas untuk mengoptimalkan infrastruktur digital yang dimiliki pemerintah. Hal ini meliputi pemanfaatan Satelit Republik Indonesia-1 (SATRIA-1), Palapa Ring, dan adopsi teknologi terbaru seperti WiFi 7. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas konektivitas nasional dan mengurangi kesenjangan digital.
Pemerintah menyadari bahwa kecepatan internet di Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara ASEAN lainnya. Oleh karena itu, optimalisasi infrastruktur digital menjadi prioritas utama untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional.
Peningkatan infrastruktur digital juga akan mendukung pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Dengan konektivitas yang lebih baik, masyarakat akan lebih mudah mengakses informasi dan layanan digital.
Pengembangan Ekosistem Digital yang Inovatif
Direktorat Jenderal Ekosistem Digital, di bawah kepemimpinan Edwin Hidayat Abdullah, mendapat tugas untuk mengembangkan ekosistem digital yang inovatif. Salah satu fokus utama adalah penyusunan peta jalan dan regulasi terkait Artificial Intelligence (AI) untuk industri.
Pemerintah juga akan mempercepat proses perizinan bagi entitas di ekosistem digital untuk mendorong pertumbuhan bisnis digital. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan perekonomian nasional.
Menkominfo Meutya Hafid menekankan pentingnya Indonesia menjadi pemain utama dalam revolusi AI dan memastikan regulasi yang mendukung inovasi.
Perlindungan Anak di Ruang Digital dan Penanggulangan Judi Online
Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital, yang dipimpin oleh Alexander Sabar, mendapat tugas untuk memastikan keamanan dan perlindungan anak di ruang digital. Salah satu prioritas utama adalah penyelesaian regulasi perlindungan anak di ruang digital yang memperhitungkan aspek kepatuhan platform atau penyelenggara sistem elektronik.
Selain itu, Ditjen Pengawasan Ruang Digital juga bertanggung jawab untuk memberantas praktik judi online yang merugikan masyarakat. Pemerintah berkomitmen untuk menciptakan ruang digital yang aman dan bertanggung jawab bagi seluruh warga negara.
Regulasi yang tegas dan penegakan hukum yang konsisten menjadi kunci keberhasilan dalam melindungi anak-anak dan memberantas judi online.
Komunikasi Publik dan Pengembangan Talenta Digital
Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM), di bawah kepemimpinan Fifi Aleyda Yahya, mendapat tugas untuk berperan aktif dalam penyebaran informasi program prioritas pemerintah dan melakukan edukasi serta penangkalan informasi tidak benar atau hoaks.
Pentingnya pengelolaan krisis komunikasi dan pembangunan kemitraan strategis dengan media massa, komunitas, dan key opinion leaders juga ditekankan.
Terakhir, Kepala Badan Pengembangan SDM, Bonifasius Wahyu Pudjianto, mendapat tugas untuk memastikan tercapainya target penciptaan 9 juta talenta digital pada tahun 2030 melalui program peningkatan literasi dan keterampilan digital yang efektif.
Rapat Pimpinan ini menunjukkan komitmen Kemkominfo untuk mewujudkan transformasi digital Indonesia yang inklusif, memberdayakan, dan terpercaya.