100.976 Pemudik Tiba di Semarang Selama Mudik Lebaran 2025
PT KAI mencatat lonjakan jumlah pemudik yang tiba di Semarang melalui jalur kereta api selama periode mudik Lebaran 2025, mencapai lebih dari 100.000 orang.
Semarang, 30 Maret 2025 - Kota Semarang, Jawa Tengah, mengalami peningkatan signifikan jumlah kedatangan pemudik selama periode mudik Lebaran 2025. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 100.976 pemudik tiba di dua stasiun utama kota tersebut, yakni Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol, selama sepuluh hari pelaksanaan Angkutan Lebaran, mulai H-10 (21 Maret) hingga H-1 (29 Maret).
Data tersebut menunjukkan rata-rata kedatangan pemudik mencapai 10.000 orang per hari. Lonjakan tertinggi terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025, dengan jumlah kedatangan mencapai 12.946 pemudik. Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa angka kedatangan pemudik pada H-1 Lebaran (Minggu, 29 Maret 2025) diperkirakan masih cukup tinggi.
"Sejak H-10 pada 21 Maret hingga H-1 tercatat sudah sekitar 100 ribu penumpang tiba di Kota Semarang," ungkap Franoto Wibowo dalam keterangan persnya di Semarang, Minggu. Keberhasilan angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi mudik. Hal ini juga menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang semakin baik dan nyaman.
Arus Balik Lebaran 2025
Setelah sukses melayani arus mudik, PT KAI Daop 4 Semarang kini tengah fokus mempersiapkan kelancaran arus balik Lebaran 2025. Arus balik diperkirakan akan dimulai pada 2 April 2025, dengan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 6 April 2025. PT KAI mengimbau para pemudik untuk merencanakan perjalanan baliknya dengan baik dan membeli tiket kereta api jauh-jauh hari untuk menghindari kehabisan tiket.
PT KAI juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana untuk mendukung kelancaran arus balik. Perbaikan jalur kereta api, perawatan lokomotif dan gerbong, serta peningkatan pelayanan di stasiun terus dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi para penumpang. Pihak KAI juga meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan para pemudik.
Suksesnya angkutan Lebaran 2025 ini menjadi bukti nyata peningkatan kualitas layanan kereta api di Indonesia. Dengan jumlah pemudik yang signifikan, PT KAI berhasil memberikan pelayanan yang optimal dan memastikan keamanan dan kenyamanan para penumpang selama perjalanan mudik.
Antisipasi Lonjakan Penumpang Arus Balik
Mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus balik Lebaran, PT KAI Daop 4 Semarang telah menyiapkan berbagai strategi. Beberapa di antaranya adalah menambah jumlah perjalanan kereta api, mempersiapkan petugas tambahan di stasiun, dan memastikan ketersediaan fasilitas pendukung seperti toilet dan ruang tunggu yang memadai. PT KAI juga akan meningkatkan pengawasan keamanan di stasiun dan di dalam kereta api untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, PT KAI juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar stasiun. Hal ini bertujuan untuk mencegah kemacetan dan memperlancar akses bagi para penumpang. Dengan berbagai persiapan yang matang, PT KAI optimis dapat melayani arus balik Lebaran dengan lancar dan aman.
PT KAI mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi utama selama mudik Lebaran. Ke depan, PT KAI akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanannya agar dapat memberikan kepuasan kepada para penumpang.
Dengan berakhirnya periode mudik Lebaran 2025, PT KAI Daop 4 Semarang berharap seluruh pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan dapat menikmati momen Lebaran bersama keluarga tercinta. Semoga arus balik juga berjalan lancar dan aman.