Arus Mudik Lokal Padati Tol Jateng di H+1 Lebaran
Peningkatan arus mudik di jalan tol Jawa Tengah pada H+1 Lebaran disebabkan oleh aktivitas pemudik lokal antardaerah, terutama di sekitar aglomerasi Semarang.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Brigjen Pol. Sonny Irawan, menyatakan terjadi peningkatan arus mudik di jalan tol Jawa Tengah pada H+1 Lebaran. Peningkatan ini disebabkan oleh aktivitas pemudik lokal yang melakukan perjalanan antardaerah di provinsi tersebut. Hal ini terungkap dalam keterangan pers yang disampaikan di Semarang pada Rabu, 2 April 2024.
Menurut Brigjen Pol. Sonny Irawan, arus mudik didominasi oleh kendaraan dari wilayah aglomerasi Semarang, Kendal, dan Demak. Sebagai contoh, gerbang Tol Kalikangkung mencatat arus kendaraan yang merata, baik yang masuk maupun keluar. Data dari Pos Terpadu Kalikangkung menunjukkan angka yang signifikan: 16.994 kendaraan masuk dari arah Kota Semarang dan 18.310 kendaraan keluar dari arah barat, periode pukul 06.00 hingga 16.00 WIB.
Kepadatan lalu lintas juga terjadi di ruas tol Solo-Jogja. Untuk mengurai kepadatan dan mengurangi beban jalan arteri Klaten-Yogyakarta yang kapasitasnya lebih kecil, kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas. Jalur tol yang sebelumnya difungsikan untuk arus balik dari pintu keluar Taman Martani kembali digunakan untuk arus mudik menuju Yogyakarta.
Rekayasa Lalu Lintas di Ruas Tol Solo-Jogja
Kepolisian Daerah Jawa Tengah melakukan rekayasa lalu lintas di ruas tol Solo-Jogja untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan pasca Lebaran. Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas. Rekayasa lalu lintas ini difokuskan pada jalur yang menuju Yogyakarta, mengingat peningkatan volume kendaraan yang signifikan setelah Hari Raya Idul Fitri.
Dengan mengalihkan sebagian arus kendaraan ke jalur tol, diharapkan dapat mengurangi beban di jalan arteri Klaten-Yogyakarta. Jalan arteri ini memiliki kapasitas yang lebih terbatas dibandingkan jalan tol, sehingga rekayasa ini dinilai penting untuk mencegah kemacetan yang lebih parah.
Brigjen Pol. Sonny Irawan menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. Pihak kepolisian terus memantau situasi lalu lintas dan melakukan penyesuaian strategi jika diperlukan.
Data Arus Kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung
Data yang diperoleh dari Pos Terpadu Kalikangkung menunjukkan gambaran yang jelas mengenai volume kendaraan yang melintas. Dari pukul 06.00 hingga 16.00 WIB, tercatat:
- 16.994 kendaraan masuk dari arah Kota Semarang.
- 18.310 kendaraan keluar dari arah barat.
Data ini menunjukkan tingginya mobilitas kendaraan di sekitar wilayah aglomerasi Semarang selama periode tersebut. Angka ini juga menjadi indikator penting bagi pihak kepolisian dalam merencanakan strategi pengaturan lalu lintas di masa mendatang.
Pemantauan arus lalu lintas terus dilakukan untuk memastikan kelancaran perjalanan para pemudik. Kepolisian berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.
Langkah-langkah antisipasi kemacetan yang dilakukan oleh pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik yang melewati jalan tol di Jawa Tengah. Dengan adanya rekayasa lalu lintas dan pemantauan yang ketat, diharapkan arus mudik dan balik dapat berjalan lancar dan tertib.