Fapet Unhas Gelar Kejuaraan Berkuda dan Memanah dalam Dies Natalis ke-61
Fakultas Peternakan Unhas akan mengadakan kejuaraan berkuda dan memanah dalam rangkaian Dies Natalis ke-61 pada 26-28 April 2026, memperebutkan Piala Rektor Unhas dan menjadi babak kualifikasi Porprov.
Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Fapet Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, akan menyelenggarakan kejuaraan berkuda dan memanah sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis ke-61 pada 26-28 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Pulang Kandang (HPK) Tahun 2025. Kejuaraan ini akan memperebutkan Piala Rektor Unhas dan sekaligus menjadi babak kualifikasi untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Lapangan Panahan Kampus Unhas Tamalanrea.
Konsep perayaan Dies Natalis tahun ini memadukan kegiatan ilmiah, kejuaraan olahraga, dan hiburan, sebuah upaya untuk tetap meriah meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Tantangan ini dihadapi oleh panitia penyelenggara dengan merancang kegiatan secara bertahap agar sivitas akademik dapat berpartisipasi secara maksimal. Dekan Fapet Unhas, Prof. Dr. Ir. Syahdar Baba, SPt., M.Si., menekankan pentingnya perpaduan kegiatan tersebut untuk memeriahkan Dies Natalis.
Ketua Panitia Penyelenggara, Dr. Sahiruddin Sabile, SPt., M.Si., IPM ASEAN Eng., menjelaskan bahwa kejuaraan berkuda dan memanah akan berlangsung selama tiga hari. Ia berharap kegiatan ini dapat menarik minat masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar, mengingat popularitas olahraga berkuda dan memanah yang terus meningkat. Sebagai Kasubdit Pendidikan dan Pengembangan Kompetensi Unhas, Sahiruddin juga memastikan terlaksananya kegiatan sesuai jadwal yang telah disusun.
Kejuaraan Berkuda: Endurance dan Show Jumping
Kejuaraan berkuda akan dibagi menjadi dua kelas equestrian, yaitu endurance dan show jumping. Kedua kelas ini akan mempertandingkan kemampuan dan keahlian para peserta dalam mengendalikan kuda. Para peserta akan berkompetisi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menaklukkan lintasan yang menantang.
Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi bagi para pencinta olahraga berkuda di Sulawesi Selatan. Selain itu, kejuaraan ini juga akan menjadi tolok ukur kemampuan para atlet berkuda di daerah tersebut.
Sebagai bagian dari babak kualifikasi Porprov, kejuaraan ini memiliki arti penting bagi para atlet yang ingin berpartisipasi dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Oleh karena itu, persaingan diprediksi akan berlangsung ketat dan menarik.
Kejuaraan Memanah: Sembilan Kelas untuk Semua Tingkatan
Sementara itu, kejuaraan memanah akan menyajikan sembilan kelas yang terbuka untuk berbagai tingkatan usia, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga peserta umum, baik putra maupun putri. Hal ini bertujuan untuk menjangkau peserta dari berbagai kalangan dan mendorong minat masyarakat terhadap olahraga memanah.
Dengan beragamnya kelas yang tersedia, panitia berharap dapat menjaring talenta-talenta muda di bidang memanah. Kejuaraan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pemanah untuk mengasah kemampuan dan berkompetisi secara sehat.
Kategori umum memberikan kesempatan bagi para pemanah profesional dan amatir untuk unjuk kemampuan. Persaingan yang ketat diprediksi akan terjadi di semua kelas, menambah daya tarik kejuaraan ini.
Kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk meningkatkan minat dan prestasi olahraga berkuda dan memanah di Sulawesi Selatan. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Universitas Hasanuddin, diharapkan olahraga ini dapat terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Dengan adanya kejuaraan ini, diharapkan akan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk menekuni olahraga berkuda dan memanah. Selain itu, kejuaraan ini juga diharapkan dapat meningkatkan prestasi olahraga berkuda dan memanah di Sulawesi Selatan.