Tim SAR Temukan Jenazah Korban Banjir Buol Setelah Tiga Hari Pencarian
Setelah tiga hari pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jenazah Saprin T Kasim (45), korban banjir di Desa Labuton, Buol, Sulawesi Tengah, yang dilaporkan hilang sejak Minggu lalu.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah Saprin T Kasim (45 tahun), korban banjir yang terseret arus sungai di Desa Labuton, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Penemuan jenazah ini mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung selama tiga hari. Korban ditemukan pada Selasa, 25 Februari 2024 sekitar pukul 12.20 WITA di laut, sekitar 2 mil laut arah barat dari muara sungai Desa Diapati, Kecamatan Gadung.
Indra Setyawan, Koordinator Lapangan Siaga SAR Tolitoli, menyatakan bahwa jenazah Saprin telah dievakuasi menggunakan perahu karet dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dengan ditemukannya jenazah Saprin, maka operasi SAR resmi dinyatakan selesai. Total korban banjir yang dilaporkan terseret arus sungai berjumlah dua orang, dimana satu korban lainnya, Yusuf Pakaya, telah ditemukan pada Minggu, 23 Februari 2024.
Operasi SAR gabungan melibatkan berbagai unsur, termasuk Personel Unit Siaga SAR Tolitoli, prajurit TNI, personel Polsek Gadung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buol, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Koordinator lapangan menyampaikan rasa terima kasih atas kerjasama dan bantuan semua pihak yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini.
Korban Adalah Pekerja Tambang Emas
Kedua korban yang terseret banjir merupakan pekerja tambang emas di wilayah tersebut. Insiden terjadi pada Minggu, 23 Februari 2024, saat sembilan orang pekerja tambang berupaya menyeberangi sungai dari camp tiga menuju camp tujuh. Tujuh orang berhasil menyeberang dengan selamat, sementara Saprin dan Yusuf terseret arus banjir yang deras.
Kejadian ini menyoroti bahaya yang dihadapi para pekerja tambang di daerah rawan bencana. Kondisi geografis yang menantang dan cuaca ekstrem seringkali meningkatkan risiko kecelakaan kerja, khususnya bagi mereka yang bekerja di area pertambangan yang terpencil.
Pemerintah daerah dan pihak terkait perlu meningkatkan sosialisasi dan edukasi terkait keselamatan kerja di area tambang, khususnya di daerah rawan bencana. Pemberian pelatihan dan penyediaan alat keselamatan yang memadai juga sangat penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja di masa mendatang.
Operasi SAR Gabungan Berhasil
Keberhasilan Tim SAR gabungan menemukan kedua korban merupakan bukti nyata dari koordinasi dan kerja sama yang solid antar instansi dan masyarakat. Kecepatan respon dan upaya maksimal yang dilakukan oleh tim SAR patut diapresiasi.
Penemuan jenazah Saprin T Kasim menandai berakhirnya operasi pencarian dan penyelamatan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.
Keberhasilan operasi SAR ini juga menunjukkan pentingnya kerjasama antar lembaga dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Dukungan dari pemerintah desa, BPBD, TNI, dan Polri sangat krusial dalam mempercepat proses evakuasi dan pencarian korban.
Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi duka cita ini.
Kesimpulan: Penemuan jenazah Saprin T Kasim menandai berakhirnya operasi pencarian dan penyelamatan korban banjir di Buol, Sulawesi Tengah. Keberhasilan operasi ini merupakan hasil kerjasama yang baik antara Tim SAR gabungan dan masyarakat setempat. Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan keselamatan kerja di daerah rawan bencana.