Antisipasi Lonjakan Pemudik, PT KAI Tambah Ratusan Kereta di Stasiun Pasar Senen
PT KAI menyiapkan langkah antisipasi lonjakan pemudik di Stasiun Pasar Senen dengan menambah kereta api, meningkatkan fasilitas, dan mengatur arus penumpang untuk kenyamanan perjalanan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) tengah bersiap menghadapi lonjakan pemudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Stasiun ini menjadi titik keberangkatan terpadat, sehingga KAI menerapkan berbagai strategi untuk memastikan kenyamanan para pemudik yang akan merayakan hari raya mendatang. Langkah-langkah ini meliputi penambahan jadwal kereta api, peningkatan fasilitas stasiun, dan pengaturan arus penumpang yang lebih efektif. Data KAI menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mudik melalui Stasiun Pasar Senen.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa tingginya peminat Stasiun Pasar Senen disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain harga tiket yang terjangkau, akses yang strategis, dan jadwal perjalanan yang beragam. "Untuk mengurangi kepadatan dan meningkatkan kenyamanan pemudik, beberapa langkah antisipasi dilakukan," ujar Ixfan. Salah satu langkah utama adalah penambahan jumlah kereta api untuk mengakomodasi lonjakan penumpang yang diperkirakan akan terjadi.
Pada Kamis, 27 Maret 2024, tercatat 42 kereta api jarak jauh berangkat dari Stasiun Pasar Senen dengan total 27.766 penumpang. Rata-rata keberangkatan per hari mencapai 19.736 penumpang, atau 76 persen okupansi. Melihat angka tersebut, KAI telah menyiapkan 120 kereta api jarak jauh tambahan dengan kapasitas total 2.963 tempat duduk per hari untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.
Peningkatan Fasilitas dan Pengaturan Arus Penumpang
Selain penambahan kereta api, PT KAI juga meningkatkan berbagai fasilitas di Stasiun Pasar Senen untuk memberikan kenyamanan kepada para pemudik. Peningkatan ini meliputi penambahan fasilitas pengisian air minum, penerapan teknologi pengenalan wajah untuk mempercepat akses masuk kereta, serta penyediaan ruang tunggu ber-AC yang lebih luas. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi antrean dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman.
PT KAI juga fokus pada pengaturan arus penumpang untuk menghindari penumpukan di pintu masuk dan peron. Pihaknya akan mensosialisasikan kepada para pemudik agar datang lebih awal sesuai jadwal keberangkatan kereta api untuk menghindari penumpukan di jam-jam sibuk. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang lebih tertib dan mengurangi potensi kepadatan.
Keamanan dan pelayanan juga menjadi prioritas utama. PT KAI meningkatkan pengamanan di stasiun untuk mencegah potensi kejahatan, seperti pencopetan. Petugas keamanan akan ditempatkan di titik-titik strategis untuk memberikan rasa aman kepada para penumpang.
Integrasi Transportasi dan Tujuan Mudik Populer
PT KAI juga berupaya mengintegrasikan Stasiun Pasar Senen dengan moda transportasi lanjutan. Ketersediaan transportasi umum seperti bus atau angkutan lain setelah tiba di stasiun tujuan menjadi perhatian utama. Hal ini bertujuan untuk memastikan para penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan mudah dan tanpa hambatan, menghindari kepadatan dan antrean di area stasiun.
Beberapa tujuan mudik populer dari Stasiun Pasar Senen antara lain Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Solo, Kutoarjo, dan Malang. KAI memastikan ketersediaan kereta api untuk rute-rute tersebut, dan terus memantau situasi untuk melakukan penyesuaian jika diperlukan. Dengan berbagai persiapan yang matang, PT KAI berharap dapat memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kenyamanan para pemudik selama perjalanan pulang kampung.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, PT KAI berupaya memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kenyamanan para pemudik selama perjalanan mudik. Integrasi transportasi, peningkatan fasilitas, dan pengaturan arus penumpang menjadi kunci utama dalam menghadapi lonjakan penumpang di Stasiun Pasar Senen.