Arus Mudik Lebaran 2025 Lancar, Mendagri Pastikan Harga Pangan Terkendali
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025 dan terkendalinya harga pangan, meskipun beberapa daerah diwaspadai potensi hujan dan gelombang besar.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melaporkan kelancaran arus mudik Lebaran 2025 dan kestabilan harga pangan menjelang dan selama periode libur Lebaran. Hal ini disampaikannya kepada wartawan sebelum melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Senin, 31 Maret 2025. Pantauan langsung yang dilakukan bersama Menko Polkam, Kapolri, Panglima TNI, Menteri Perhubungan, dan BMKG menunjukkan situasi yang kondusif.
Mendagri Tito Karnavian menyatakan, "Alhamdulillah semua arus mudik lancar, kemudian pangan semua terkendali baik." Pemerintah terus memantau harga pangan selama periode mudik dan libur Lebaran, dan hasilnya menunjukkan harga-harga tetap terkendali dengan baik. Tidak ada kejadian menonjol yang perlu diwaspadai selama periode libur ini, menurut keterangan Mendagri.
Meskipun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan. BMKG memprediksi potensi hujan di beberapa daerah pada hari Lebaran, termasuk potensi gelombang besar di Maluku Utara. Mendagri Tito Karnavian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati. Petugas juga telah disiagakan di titik-titik penting, termasuk lokasi wisata yang diperkirakan akan ramai pengunjung.
Situasi Mudik dan Harga Pangan Terpantau Kondusif
Pantauan arus mudik yang dilakukan pada Minggu malam, 30 Maret 2025, melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Hasilnya menunjukkan kelancaran arus mudik di berbagai jalur. Hal ini menunjukkan kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Terkendalinya harga pangan menjadi poin penting lainnya. Pemerintah telah berupaya untuk menjaga stabilitas harga agar kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau. Langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan akan terus dievaluasi untuk memastikan ketersediaan dan aksesibilitas pangan bagi masyarakat.
Mendagri juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Koordinasi dengan BMKG memastikan informasi prakiraan cuaca dapat diakses oleh masyarakat luas sehingga dapat melakukan antisipasi dini.
Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Kesiapan Petugas
Peringatan dini telah disampaikan kepada sejumlah daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat dan gelombang tinggi. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir dampak buruk yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti arahan dan imbauan dari pihak berwenang.
Selain itu, kesiapan petugas di lapangan juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran arus mudik dan keamanan masyarakat. Petugas telah disiagakan di berbagai titik strategis untuk memberikan bantuan dan memastikan keamanan selama perjalanan mudik.
Penempatan petugas di lokasi wisata juga bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan dan memastikan kenyamanan serta keamanan para wisatawan selama berlibur.
Open House Presiden
Dalam kesempatan yang sama, Mendagri Tito Karnavian juga menyampaikan bahwa jajaran Kabinet Merah Putih akan menghadiri open house yang diselenggarakan oleh Presiden Prabowo Subianto. Presiden dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sendiri melaksanakan shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal.
Secara keseluruhan, situasi mudik Lebaran 2025 terpantau lancar dan harga pangan terkendali. Namun, kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem tetap diperlukan. Pemerintah terus berupaya untuk memastikan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.