Disarpustaka Kapuas Kembali Raih Program TPBIS Perpusnas: 14 Ribu Buku Baru untuk Masyarakat!
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kapuas kembali menerima program TPBIS dari Perpusnas, mendapatkan ribuan buku baru untuk 14 perpustakaan rumah ibadah dan fasilitas pendukung lainnya untuk meningkatkan literasi masyarakat.

Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, 24 Maret 2024 - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas kembali mendapatkan kabar gembira. Mereka menerima program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Program ini bertujuan mulia: meningkatkan budaya literasi dan memberdayakan masyarakat melalui akses yang lebih luas ke perpustakaan.
Program TPBIS ini membawa dampak signifikan bagi masyarakat Kapuas. Sebanyak 14 ribu buku baru akan didistribusikan ke 14 perpustakaan rumah ibadah di Kabupaten Kapuas. Selain buku, masing-masing perpustakaan juga akan menerima rak buku untuk menyimpan koleksi mereka. Hal ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan program serupa tahun lalu, di mana 11 perpustakaan desa menerima 11 ribu buku dan rak buku, serta mendapatkan kunjungan tim penilai untuk akreditasi.
Tidak hanya buku dan rak, Disarpustaka Kapuas juga akan menerima sebuah sepeda motor yang telah dimodifikasi menjadi perpustakaan keliling. Inovasi ini akan memungkinkan akses informasi menjangkau daerah-daerah terpencil di Kabupaten Kapuas yang selama ini sulit dijangkau.
Peningkatan Akses Informasi dan Literasi di Kapuas
Kepala Disarpustaka Kapuas, Suwarno Muriyat, menjelaskan bahwa kerjasama dengan Perpusnas ini telah dikonfirmasi langsung. "Pekan lalu saya telah bertemu dengan Nani Suryani selaku Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus di Perpusnas Jakarta, guna memastikan berbagai program yang diberikan kepada Pemkab Kapuas," ujarnya. Kerjasama ini mencakup berbagai program peningkatan kapasitas, termasuk pelatihan daring bagi pustakawan, bimbingan teknis, lokakarya pengelolaan perpustakaan, dan akreditasi untuk perpustakaan sekolah, madrasah, dan desa.
Suwarno Muriyat menambahkan bahwa bantuan dari Perpusnas ini akan diimplementasikan melalui kolaborasi dengan Sapta Unggulan Disarpustaka Kapuas. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses informasi, meningkatkan budaya literasi, dan memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Program TPBIS di Kapuas merupakan langkah nyata dalam mewujudkan visi perpustakaan sebagai agen perubahan sosial.
Dengan pendekatan inklusif, perpustakaan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sebelumnya kurang mendapat akses informasi dan pendidikan. "Diharapkan, dengan adanya program ini, masyarakat Kapuas semakin sadar akan pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari dan mampu memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber daya untuk meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup mereka," kata Suwarno Muriyat.
Rincian Bantuan dan Implementasi Program
Berikut beberapa poin penting terkait bantuan dan implementasi program TPBIS di Kabupaten Kapuas:
- Distribusi Buku: 14.000 buku baru untuk 14 perpustakaan rumah ibadah.
- Fasilitas Pendukung: Rak buku untuk masing-masing perpustakaan.
- Perpustakaan Keliling: Sepeda motor yang dimodifikasi sebagai sarana perpustakaan keliling untuk menjangkau daerah terpencil.
- Peningkatan Kapasitas: Pelatihan daring, bimbingan teknis, dan lokakarya untuk pustakawan.
- Akreditasi: Akreditasi untuk perpustakaan sekolah, madrasah, dan desa.
- Kolaborasi: Kerja sama dengan Sapta Unggulan Disarpustaka Kapuas untuk optimalisasi program.
Program TPBIS ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Kapuas, meningkatkan akses informasi, dan mendorong pertumbuhan literasi di daerah tersebut. Dengan dukungan Perpusnas dan komitmen Disarpustaka Kapuas, masa depan literasi di Kapuas terlihat semakin cerah.