{{caption}}
Nelayan Jayapura Lampaui Target Produksi Ikan Tahun 2024: 45.085 Ton!

Produksi ikan di Kota Jayapura tahun 2024 melampaui target, mencapai 45.085 ton dari sektor penangkapan dan budidaya, mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan.

{{caption}}
Pemkab Jayapura Genjot Sektor Perikanan, Dorong Ekonomi Masyarakat Pesisir

Pemerintah Kabupaten Jayapura berupaya optimalkan potensi perikanan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir melalui pemberdayaan nelayan dan pembangunan sarana perikanan.

{{caption}}
Papua Kembangkan Produksi Perikanan di Dua Zona untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Kabupaten Jayapura, Papua, mengembangkan produksi perikanan di dua zona, pesisir dan Danau Sentani, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan.

{{caption}}
Pemkab Jayapura Bidik Ekosistem Perikanan Budidaya di 2026: Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Lokal

Pemerintah Kabupaten Jayapura fokus mengembangkan sektor perikanan budidaya di wilayah pembangunan I pada 2026 untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi lokal.

{{caption}}
Ketahanan Pangan Jayapura Dukung Program Prioritas Presiden

Pemkab Jayapura berkomitmen memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai dukungan terhadap program prioritas Presiden RI, dengan fokus pada peningkatan produksi lokal dan diversifikasi pangan.

{{caption}}
Pemkab Jayapura Dorong Pemanfaatan Potensi Lokal untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Jayapura mendorong masyarakatnya untuk memanfaatkan potensi lokal di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata guna meningkatkan perekonomian keluarga dan kesejahteraan.

{{caption}}
Jayawijaya Percepat Penanganan Stunting Lewat Program Honai Gizi

Pemkab Jayawijaya, Papua Pegunungan, berupaya percepat penurunan angka stunting dengan program inovatif 'Honai Gizi', yang melibatkan PKK dan fokus pada pemberian makanan sehat berbasis pangan lokal.

{{caption}}
Kampung di Jayapura Alokasikan Rp100 Juta untuk Tekan Stunting

Pemerintah Kabupaten Jayapura mewajibkan setiap kampung mengalokasikan Rp100 juta per tahun untuk program penurunan stunting, dengan fokus pada posyandu, PAUD, dan PKK, serta dukungan program swasembada pangan.