KPU Bangka Barat Siap Gelar PSU Pilkada 2024 Tanpa Anggaran Tambahan
KPU Bangka Barat memastikan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024 di Desa Sinarmanik tetap berjalan lancar tanpa memerlukan anggaran tambahan dari APBD.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, memastikan tidak membutuhkan anggaran tambahan untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024. PSU akan dilaksanakan di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Sinarmanik, Kecamatan Jebus. Ketua KPU Bangka Barat, Darjiyono, mengumumkan hal ini pada Jumat di Mentok, Bangka Belitung. PSU ini menindaklanjuti proses Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat 2024 yang sebelumnya mengalami kendala di beberapa TPS.
Anggaran pelaksanaan Pilkada 2024 yang telah dialokasikan dari APBD Kabupaten Bangka Barat senilai Rp23,3 miliar rupanya masih mencukupi untuk menggelar PSU. Dana tersebut disalurkan dalam dua tahap; tahap pertama pada 2023 sebesar Rp9.300.716.000, dan sisanya, Rp13.951.074.100, akan disalurkan tahun berikutnya. Darjiyono menjelaskan bahwa setelah pelaksanaan tahapan Pilkada, masih tersisa sekitar Rp5 miliar. Anggaran yang dibutuhkan untuk PSU di empat TPS di Desa Sinarmanik diperkirakan hanya sekitar Rp500 juta.
Dana Rp500 juta tersebut, menurut Darjiyono, sudah termasuk biaya untuk seluruh tahapan PSU, mulai dari persiapan hingga rekapitulasi hasil pemungutan suara, termasuk logistik dan keperluan lainnya. KPU Bangka Barat juga telah menyiapkan 2.000 lembar surat suara cadangan yang dicetak sebagai antisipasi kebutuhan PSU. Namun, jumlah pemilih di Desa Sinarmanik yang mencapai 2.080 orang ditambah 25 pemilih dari Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan 1 pemilih dari Daftar Pemilih Khusus (DPK), membuat kekurangan sekitar 106 lembar surat suara.
Persiapan PSU dan Kebutuhan Surat Suara
Meskipun memiliki cadangan surat suara, KPU Bangka Barat masih menunggu petunjuk teknis dari KPU RI terkait penyediaan kertas surat suara untuk PSU. Hal ini dikarenakan jumlah surat suara cadangan yang tersedia mungkin tidak dalam kondisi baik semua. Ketua KPU Bangka Barat menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada persiapan untuk mencukupi kekurangan surat suara tersebut. Namun, kemungkinan hal ini akan dibahas pada rapat persiapan PSU bersama KPU RI yang dijadwalkan pada 3 Maret 2025.
PSU di Desa Sinarmanik akan dilaksanakan di empat TPS, yaitu TPS 01, 02, 03, dan 04. KPU Bangka Barat memastikan kesiapannya untuk melaksanakan PSU sesuai jadwal yang telah ditentukan, dengan memanfaatkan anggaran yang telah tersedia dan berkoordinasi dengan KPU RI untuk memastikan kelancaran proses pemungutan suara ulang.
Dengan adanya sisa anggaran yang cukup dan persiapan yang telah dilakukan, KPU Bangka Barat optimis dapat melaksanakan PSU Pilkada 2024 di Desa Sinarmanik dengan lancar dan efisien. Proses ini menunjukkan komitmen KPU Bangka Barat untuk memastikan integritas dan keadilan dalam penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat.
Kesiapan KPU Bangka Barat dalam menghadapi PSU ini menunjukkan efisiensi pengelolaan anggaran dan perencanaan yang matang dalam penyelenggaraan Pilkada. Langkah antisipatif dengan menyediakan surat suara cadangan juga menunjukkan kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi selama proses pemilu.
Kesimpulan
Pelaksanaan PSU Pilkada 2024 di Bangka Barat berjalan sesuai rencana tanpa memerlukan anggaran tambahan. Kesiapan KPU Bangka Barat dalam hal anggaran dan logistik menunjukkan komitmen mereka dalam menjalankan tugas dengan efisien dan transparan. Koordinasi yang baik dengan KPU RI juga memastikan kelancaran proses PSU.