Lonjakan Pemudik di Pulo Gebang: WFA dan Libur Sekolah Jadi Faktor Utama
Kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan libur sekolah memicu lonjakan pemudik di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, dengan puncak arus mudik diperkirakan pada 28-30 Maret 2025.

Terminal Terpadu Pulo Gebang di Jakarta Timur mengalami lonjakan jumlah pemudik sejak libur sekolah dimulai pada 21 Maret 2025. Lonjakan ini diperparah dengan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN yang berlaku mulai 24 Maret 2025. Kenaikan signifikan terlihat pada jumlah penumpang yang mencapai 2.200 orang per hari, meningkat drastis dari angka rata-rata 1.200-1.300 orang sebelum libur sekolah.
Menurut Hendra Kurniawan, Kordinator Satuan Pelaksana (Korsatpel) Operasional dan Kemitraan Terminal Terpadu Pulo Gebang, kebijakan WFA memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap peningkatan jumlah pemudik. "WFA itu mempengaruhi sekali ya, terutama bertepatan dengan libur anak sekolah," ujar Hendra saat ditemui di Terminal Pulo Gebang.
Lebih lanjut, Hendra memprediksi lonjakan penumpang akan terus berlanjut, terutama selama periode cuti bersama. Tidak berbarengan nya libur sekolah, WFA, dan cuti bersama menyebabkan puncak arus mudik diperkirakan akan berlangsung lebih dari satu atau dua hari, berbeda dengan tahun lalu dimana puncaknya hanya terjadi dalam satu atau dua hari karena libur bersamaan.
Puncak Arus Mudik dan Antisipasi Pemerintah
Pengawas Operasional Terminal Terpadu Pulo Gebang, Mujib Tambrin, memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28, 29, dan 30 Maret 2025. Untuk mengantisipasi hal tersebut, berbagai persiapan telah dilakukan. Salah satunya adalah penyelenggaraan mudik gratis oleh Kementerian Perhubungan pada tanggal 27 Maret 2025.
Demi memastikan kelancaran dan keamanan pemudik, posko terpadu 24 jam telah disiapkan. Posko ini melibatkan personel dari berbagai instansi, termasuk Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan. Hal ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik dan penanganan cepat jika terjadi permasalahan.
Destinasi mudik yang ramai dari Terminal Pulo Gebang meliputi berbagai wilayah di Pulau Sumatera, seperti Padang, Bengkulu, Palembang, dan Medan. Sementara untuk tujuan di Pulau Jawa, kota-kota seperti Solo, Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Madura menjadi tujuan favorit para pemudik.
Dampak WFA dan Libur Sekolah Terhadap Arus Mudik
Pemerintah telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 2 Tahun 2025 pada 5 Maret 2025, yang mengizinkan ASN untuk bekerja dari mana saja (WFA) mulai 24 hingga 27 Maret 2025. Kebijakan ini, bersamaan dengan libur sekolah, telah menciptakan kondisi yang ideal bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik.
Perpaduan antara WFA dan libur sekolah ini telah berdampak signifikan pada peningkatan jumlah pemudik di Terminal Pulo Gebang. Hal ini menunjukkan pentingnya mempertimbangkan faktor-faktor seperti kebijakan pemerintah dan jadwal libur sekolah dalam mengantisipasi lonjakan penumpang selama musim mudik.
Dengan adanya peningkatan jumlah pemudik ini, diharapkan pemerintah dan pihak terkait dapat terus meningkatkan koordinasi dan pelayanan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan mudik bagi seluruh masyarakat.
Peningkatan jumlah pemudik di Terminal Pulo Gebang menjadi bukti nyata dampak kebijakan WFA dan libur sekolah. Antisipasi dan persiapan yang matang dari berbagai pihak sangatlah penting untuk memastikan kelancaran arus mudik dan kenyamanan para pemudik.