Menkes Ajak Ojol Seluruh Indonesia Ikut Cek Kesehatan Gratis
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak seluruh pengemudi ojek online di Indonesia untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis guna mencegah penyakit dan menjaga kesehatan.

Jakarta, 21 Maret 2024 - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meluncurkan ajakan kepada seluruh pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia untuk mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit dan mencegah masalah kesehatan yang dapat mengganggu aktivitas dan penghasilan mereka. Inisiatif ini diluncurkan setelah peninjauan pelaksanaan CKG di Grab Excellent Center, Jakarta, Jumat lalu.
Menkes Budi menekankan pentingnya pencegahan penyakit. "Tugas kita tuh mencegah agar tetap sehat, jangan mengobati pada saat sakit. Karena pada saat sakit kan sudah telat, sudah enggak bisa bekerja, pendapatannya sudah enggak ada," ujarnya. Beliau juga mengapresiasi kerja sama Grab Indonesia dalam menyelenggarakan program ini, mengingat pentingnya kesehatan para pengemudi ojol bagi keluarga mereka.
Program CKG dinilai sangat penting karena para pengemudi ojek online merupakan tulang punggung ekonomi keluarga. "Mereka ini, pengemudi ojol ini kan untuk buat hidup keluarganya. Jadi, mereka sakit saja sehari, mungkin itu tidak dapat pendapatan," tambah Menkes Budi. Hal ini menyoroti dampak ekonomi yang signifikan jika para pengemudi ojol mengalami masalah kesehatan.
Kesempatan untuk Mempercepat Target Nasional
Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati, memberikan apresiasi terhadap pendekatan jemput bola yang dilakukan Kemenkes bersama Grab Indonesia. Ia berharap kolaborasi ini dapat mempercepat pencapaian target 280 juta peserta CKG. "Jadi kami mengapresiasi sekali dan harapannya ini juga bisa nanti dicontoh atau dilakukan juga di komunitas-komunitas yang lain," katanya. Pendekatan ini dianggap sebagai model efektif untuk menjangkau masyarakat luas.
Adita Irawati juga menekankan pentingnya replikasi model kerja sama ini di berbagai komunitas lain di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan program CKG dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan akses pemeriksaan kesehatan. Kerja sama antar lembaga dan komunitas menjadi kunci keberhasilan program ini.
Program CKG diharapkan bisa menjadi contoh bagi program kesehatan lainnya di Indonesia. Dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta, program ini memiliki potensi untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.
Grab Indonesia Siap Terus Berkolaborasi
Neneng Goenadi, Country Managing Director Grab Indonesia, menyatakan kesiapan perusahaannya untuk berkolaborasi lebih lanjut dengan Kementerian Kesehatan. Grab berencana memperluas cakupan CKG bagi para pengemudi ojol ke seluruh Indonesia. "Kami juga sudah mengatakan bahwa kami terbuka untuk di seluruh Indonesia karena kita sama, seperti Pak Menteri katakan, kami sebagai Grab ingin semua masyarakat menjadi sehat dan diketahui dini kemungkinan penyakit," jelasnya. Komitmen Grab menunjukkan dukungan terhadap program pemerintah ini.
Neneng Goenadi juga menekankan komitmen Grab Indonesia untuk mendukung kesehatan masyarakat Indonesia. Kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan merupakan wujud nyata dari komitmen tersebut. Dengan jangkauan Grab yang luas, diharapkan program CKG dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia.
Kerja sama ini menunjukkan sinergi positif antara pemerintah dan sektor swasta dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan jangkauan luas Grab, diharapkan program ini akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kesehatan para pengemudi ojol di seluruh Indonesia.
Program Cek Kesehatan Gratis saat ini telah menjangkau lebih dari satu juta orang. Menkes Budi berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah peserta ke depannya. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan program ini dapat mencapai target nasional dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat Indonesia.