Misteri Bayi Perempuan Ditemukan di Rumah Kosong Batanghari, Jambi
Penemuan bayi perempuan di rumah kosong Batanghari, Jambi, tengah diselidiki polisi; pihak berwajib meminta masyarakat yang memiliki informasi untuk segera melapor.

Seorang bayi perempuan ditemukan dalam kondisi menangis di garasi sebuah rumah kosong di Kelurahan Rengas Condong, Muaro Bulian, Batanghari, Jambi, pada Jumat (4/4) sekitar pukul 16.05 WIB. Penemuan ini langsung menyita perhatian Polres Batanghari dan memicu penyelidikan intensif untuk mengungkap siapa pelaku yang tega meninggalkan bayi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP Husni Abda, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan berkoordinasi dengan UPTD PPA serta Dinas Sosial. "Langkah penyelidikan terus kami lanjutkan untuk mengungkap siapa pelaku yang meninggalkan bayi ini," tegas AKP Husni Abda.
Penemuan bayi ini bermula dari laporan Syahroni (61), warga sekitar, yang mendengar suara tangisan bayi usai menunaikan shalat Ashar. Setelah mendekati sumber suara, ia menemukan bayi tersebut tergeletak di lantai garasi rumah kosong. Bersama istrinya, Syahroni segera membawa bayi tersebut ke RSUD Hamba Muara Bulian untuk mendapatkan perawatan medis.
Penyelidikan Mendalam Kasus Bayi Terlantar
Hingga saat ini, belum ada pihak keluarga yang mengaku sebagai orang tua kandung bayi tersebut. Meskipun beberapa warga telah menghubungi rumah sakit untuk menyatakan niat mengadopsi, proses adopsi sepenuhnya berada di bawah wewenang Dinas Sosial. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait asal-usul bayi tersebut untuk segera melapor kepada pihak berwajib guna membantu mengungkap kasus ini.
AKP Husni Abda menambahkan bahwa proses penyelidikan masih terus berlanjut. Tim penyidik tengah mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi untuk mengidentifikasi pelaku yang meninggalkan bayi tersebut. Kerja sama dengan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Sosial dan UPTD PPA, juga terus dilakukan untuk memastikan penanganan yang tepat bagi bayi malang tersebut.
Polisi berharap masyarakat dapat memberikan informasi yang akurat dan bermanfaat untuk membantu mengungkap kasus ini. Kerahasiaan identitas pelapor akan dijaga demi keamanan dan kelancaran proses penyelidikan.
Kondisi Bayi dan Penanganan Medis
Direktur RSUD Hamba, Ibnu, menjelaskan bahwa bayi tersebut tiba di IGD dalam kondisi sehat dan langsung mendapat penanganan medis. Bayi dengan berat 2.300 gram dan panjang 43 cm itu kini dirawat di ruang Perinatologi untuk observasi lebih lanjut. Pihak rumah sakit juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan sosial bayi tersebut.
Kondisi kesehatan bayi yang stabil memberikan sedikit harapan di tengah kasus yang menyedihkan ini. Perawatan intensif di ruang Perinatologi bertujuan untuk memastikan bayi mendapatkan nutrisi dan perawatan yang optimal. Koordinasi dengan Dinas Sosial juga memastikan bahwa aspek kesejahteraan sosial bayi terpenuhi.
Pihak rumah sakit berkomitmen untuk memberikan perawatan terbaik bagi bayi tersebut sampai proses hukum dan penentuan nasib bayi tersebut selesai. Mereka bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan bayi mendapatkan perawatan yang layak dan masa depannya terjamin.
Penanganan kasus ini menjadi perhatian publik dan menunjukkan pentingnya perlindungan anak di Indonesia. Semoga kasus ini dapat segera terungkap dan memberikan keadilan bagi bayi yang tak berdosa tersebut.
Semoga kasus ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap anak-anak dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Peran serta masyarakat dalam memberikan informasi sangat penting untuk membantu mengungkap kasus ini dan memberikan keadilan bagi bayi tersebut.
Kesimpulan
Penemuan bayi perempuan di rumah kosong di Batanghari, Jambi, menjadi sorotan. Polisi masih menyelidiki kasus ini dan meminta masyarakat yang memiliki informasi untuk melapor. Bayi tersebut kini dalam kondisi sehat dan dirawat di rumah sakit, sementara Dinas Sosial menangani aspek sosialnya.