Pemkab Morowali Utara Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir
Pemerintah Kabupaten Morowali Utara bergerak cepat menyalurkan bantuan sembako dan air mineral kepada warga terdampak banjir di sejumlah desa di Kecamatan Lembo dan Petasia Timur.

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, pada Rabu dini hari, 2 April 2024, telah mengakibatkan ratusan warga terdampak. Bencana alam ini dipicu hujan deras yang menyebabkan sungai meluap. Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut) dengan sigap memberikan bantuan berupa paket sembako dan air mineral kepada para korban.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Morowali Utara, Delfia Parenta, saat dihubungi dari Kota Palu menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap bencana yang terjadi. "Bantuan ini sebagai bentuk gerak cepat pemerintah daerah (pemda) menyikapi bencana alam" kata Delfia.
Penyaluran bantuan dilakukan di beberapa desa yang terdampak. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Morowali Utara juga terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan penanganan berjalan efektif dan warga mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.
Bantuan Logistik Terdistribusi ke Beberapa Desa
Distribusi bantuan logistik telah dilakukan di beberapa desa terdampak banjir di Kecamatan Lembo. Di Desa Beteleme Tua, Pemkab Morut menyalurkan 61 paket sembako dan 20 dus air mineral. Desa Korompeli menerima 20 paket sembako dan 18 dus air mineral, sementara Desa Kumpi mendapatkan 21 paket sembako.
Menurut data sementara BPBD Morowali Utara, sekitar empat desa di Kecamatan Lembo terdampak banjir. Desa Kumpi tercatat 21 KK (62 jiwa) terdampak dengan 21 rumah terendam. Di Desa Beteleme, 100 KK (470 jiwa) terdampak, dengan sekitar 350 meter jalan terendam. Desa Korompeli melaporkan 55 KK (179 jiwa) terdampak dan 45 rumah terendam. Desa Ronta juga terdampak dengan 10 KK (31 jiwa) yang terdampak banjir.
Delfia Parenta menambahkan bahwa kondisi air sudah mulai surut. "Kondisi air berangsur-angsur surut, kami mengimbau warga tetap tenang," ujarnya.
Desa Bunta dan Tompira Juga Terdampak
Selain desa-desa di Kecamatan Lembo, banjir juga melanda Desa Bunta dan Tompira di Kecamatan Petasia Timur. Sebanyak 44 KK atau sekitar 119 jiwa dari kedua desa tersebut mengungsi. Rinciannya, 32 KK (83 jiwa) mengungsi di Balai Desa Bunta, 5 KK (15 jiwa) di Balai Dusun Desa Bunta, dan 7 KK (21 jiwa) di Balai Desa Tompira.
Untuk korban banjir di Desa Bunta dan Tompira, bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah disalurkan pada Selasa, 1 April 2024. Pemkab Morowali Utara terus berupaya untuk memastikan semua warga terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan dan proses pemulihan pascabanjir berjalan lancar.
BPBD Morowali Utara terus memantau situasi dan memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada masyarakat yang terdampak bencana ini.