Pemkot Depok Perkuat IKM untuk Perekonomian yang Lebih Baik
Pemerintah Kota Depok meningkatkan kualitas produksi industri kecil dan menengah (IKM) agar lebih kompetitif dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, gencar meningkatkan kualitas industri kecil dan menengah (IKM) demi mendorong perekonomian daerah. Langkah ini diambil karena IKM dinilai memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pemerataan pendapatan di Depok. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok, Dudi Miraz, mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas produksi IKM menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan pasar.
Dudi Miraz menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk IKM agar semakin berkembang dan mampu bersaing, baik di pasar lokal maupun internasional. "IKM perlu meningkatkan kualitas produksinya agar semakin berkembang," tegas Dudi dalam keterangannya di Depok, Rabu (12/3).
Pemkot Depok tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas produk saja. Upaya lain yang dilakukan meliputi fasilitasi pelatihan, penyelenggaraan bazar, dan pemberian sertifikasi untuk produk-produk IKM Depok. Tujuannya jelas: meningkatkan daya tarik produk IKM Depok di mata konsumen luas, baik domestik maupun mancanegara.
Penguatan IKM Depok: Kolaborasi dan Strategi Jitu
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok menyadari bahwa peningkatan kualitas IKM tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saja. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai lembaga pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi strategi kunci. Kerjasama ini difokuskan pada pemberian pelatihan dan motivasi kepada para pelaku IKM di Depok.
Pelatihan yang diberikan mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga strategi pemasaran yang efektif. Dengan demikian, para pelaku IKM diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan daya saingnya di pasar yang semakin kompetitif.
Selain pelatihan, Pemkot Depok juga memfasilitasi akses pasar bagi produk-produk IKM, baik di dalam maupun luar negeri. Target pemasaran IKM Depok tidak lagi terbatas pada skala lokal, melainkan telah diarahkan ke pasar nasional hingga internasional. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot Depok untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemkot Depok berharap dapat meningkatkan omzet dan produksi IKM, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Peningkatan ini diharapkan akan berdampak positif pada laju pertumbuhan ekonomi Kota Depok secara keseluruhan. "Harapan kami tentu saja omzet IKM naik, produksi meningkat secara kualitas dan kuantitas, sehingga laju pertumbuhan ekonomi di Depok juga naik," ungkap Dudi Miraz.
Strategi Terintegrasi untuk IKM Depok
Pemkot Depok menerapkan strategi terintegrasi untuk memberdayakan IKM. Strategi ini meliputi:
- Peningkatan Kualitas Produk: Melalui pelatihan dan pendampingan, IKM dibimbing untuk meningkatkan kualitas produk agar lebih kompetitif.
- Akses Pasar yang Luas: Pemkot Depok memfasilitasi akses pasar bagi IKM, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
- Kolaborasi Strategis: Kerjasama dengan berbagai lembaga pemerintah dan BUMN dilakukan untuk mendapatkan dukungan sumber daya dan pelatihan.
- Sertifikasi Produk: Pemberian sertifikasi produk bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing IKM.
Dengan strategi terintegrasi ini, Pemkot Depok optimistis dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan IKM di Depok, sehingga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan perekonomian daerah. Upaya ini juga selaras dengan komitmen Pemkot Depok untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi para pelaku IKM.
Keberhasilan program ini akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan masyarakat, penyerapan tenaga kerja, dan pada akhirnya, peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Depok secara keseluruhan. Langkah-langkah yang sistematis dan terintegrasi ini diharapkan mampu membawa IKM Depok ke kancah persaingan yang lebih luas dan meningkatkan daya saingnya di pasar global.