Penumpang Terminal Kalideres Tembus 6.000 Jelang Lebaran, Puncak Arus Mudik Terjadi
Terminal Kalideres, Jakarta Barat, mencatat puncak arus mudik Lebaran 2024 pada Jumat (28/3) dengan jumlah penumpang mencapai 6.115 orang, turun 6 persen dibanding tahun lalu.

Jakarta, 29 Maret 2024 - Puncak arus mudik Lebaran 2024 di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, telah terlewati. Pada Jumat (28/3), tercatat sebanyak 6.115 penumpang berangkat menuju kampung halaman menggunakan 287 bus. Angka ini menandai puncak arus mudik di terminal tersebut, namun mengalami penurunan sebesar 6 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang pada H-3 Lebaran tahun 2023 yang mencapai 6.511 penumpang. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen, melalui pesan singkat kepada ANTARA pada Sabtu (29/3).
Revi menjelaskan bahwa jumlah penumpang pada Jumat (28/3) merupakan angka tertinggi sejak arus mudik di Terminal Kalideres dimulai pada Jumat (21/3). Data ini menunjukkan peningkatan signifikan aktivitas perjalanan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Meskipun terjadi penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah penumpang tetap tergolong tinggi dan menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mudik melalui Terminal Kalideres.
Pihak pengelola terminal memprediksi jumlah penumpang akan kembali menurun pada hari ini, Sabtu (29/3). Hal ini dikarenakan puncak arus mudik telah terlewati. Revi memperkirakan jumlah penumpang hari ini akan berada di kisaran 4.000 orang, dengan tujuan favorit seperti Jawa Tengah, Padang, Palembang, dan Lampung.
Puncak Arus Mudik dan Antisipasi Penumpang
Data yang disampaikan oleh Kepala Terminal Kalideres menunjukkan tren peningkatan dan penurunan jumlah penumpang menjelang Lebaran. Puncak arus mudik yang terjadi pada Jumat (28/3) menjadi perhatian utama pihak pengelola terminal. Langkah-langkah antisipasi telah dilakukan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan para penumpang.
Meskipun terjadi penurunan jumlah penumpang dibandingkan tahun lalu, angka 6.115 penumpang tetap menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk mudik. Hal ini menunjukkan pentingnya peran Terminal Kalideres sebagai salah satu pusat keberangkatan bagi pemudik dari Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan terus melakukan pemantauan dan pengaturan arus mudik di seluruh terminal. Hal ini dilakukan untuk mencegah kepadatan dan memastikan kenyamanan para penumpang selama perjalanan.
Imbauan Menggunakan Terminal Resmi
Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebelumnya telah mengimbau masyarakat untuk menghindari penggunaan terminal bayangan. Imbauan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan para pemudik. Kepala Dinas Perhubungan, Syafrin Liputo, menekankan pentingnya menggunakan terminal resmi yang dikelola pemerintah.
Beberapa terminal resmi yang direkomendasikan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta antara lain Terminal Kalideres, Kampung Rambutan, Tanjung Priok, dan Pulogebang. Penggunaan terminal resmi ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik selama perjalanan mudik Lebaran.
Dengan menggunakan terminal resmi, para pemudik dapat terhindar dari potensi risiko yang mungkin terjadi di terminal bayangan, seperti penipuan atau kendaraan yang tidak layak jalan. Hal ini juga membantu pemerintah dalam mengatur dan mengawasi arus mudik agar lebih tertib dan lancar.
Pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Penggunaan terminal resmi merupakan salah satu upaya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan para pemudik.
Dengan berakhirnya puncak arus mudik di Terminal Kalideres, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2024 dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat yang merayakannya.