Penurunan Pemudik di Bandara El Tari Kupang: 30.367 Pemudik Lintasi Bandara Selama Arus Mudik Lebaran 2025
Jumlah pemudik di Bandara El Tari Kupang selama arus mudik Lebaran 2025 menurun 13,2 persen dibandingkan tahun lalu, meskipun terjadi peningkatan signifikan pada pergerakan kargo.

Kupang, 4 April 2025 - Posko terpadu angkutan udara Lebaran di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat jumlah pemudik yang melintas selama periode arus mudik (H-10 hingga H-1 Idul Fitri 2025) sebanyak 30.367 orang. Data ini menunjukkan penurunan signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi di tengah peningkatan jumlah kargo yang signifikan melalui bandara yang sama.
Humas Bandara El Tari Kupang, I Gusti Ngurah Yudi Saputra, mengungkapkan bahwa penurunan jumlah pemudik tahun ini mencapai 13,2 persen. Pada periode yang sama tahun 2024, jumlah pemudik tercatat sebanyak 34.998 orang. Tidak hanya jumlah total pemudik yang menurun, tetapi juga rata-rata pemudik harian. Di tahun 2024, rata-rata pemudik harian mencapai 3.500 orang, sementara di tahun 2025 hanya 3.057 orang.
Penurunan jumlah pemudik juga berdampak pada jumlah pesawat yang beroperasi. Tahun ini, hanya 32 pesawat yang melayani rute penerbangan ke dan dari Kupang selama periode arus mudik, mengalami penurunan 20,3 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 40 pesawat. Meskipun demikian, Yudi Saputra menambahkan bahwa beberapa rute penerbangan tetap mengalami kehabisan tiket, berdasarkan pantauan di situs penjualan tiket pesawat online.
Jumlah Pesawat dan Penumpang Menurun, Kargo Meningkat
Penurunan signifikan terlihat pada jumlah pesawat dan penumpang yang menggunakan Bandara El Tari Kupang selama periode arus mudik Lebaran 2025. Hal ini menunjukkan adanya perubahan tren perjalanan masyarakat NTT selama periode tersebut. Meskipun jumlah penumpang menurun, pihak bandara tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik.
Meskipun jumlah pesawat yang melayani pemudik menurun, tidak ada penambahan rute penerbangan baru selama periode arus mudik ini. Namun, fenomena kehabisan tiket pada beberapa rute penerbangan menunjukkan tingginya permintaan perjalanan udara di beberapa rute tertentu.
Pihak bandara terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Peningkatan Signifikan pada Pergerakan Kargo
Berbeda dengan jumlah penumpang dan pesawat, pergerakan kargo di Bandara El Tari Kupang justru mengalami peningkatan yang signifikan. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025, jumlah kargo yang melewati bandara tersebut mencapai 445,34 ton, meningkat 26,8 ton atau sekitar 26,8 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencapai 351,12 ton.
Peningkatan ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah NTT, meskipun jumlah pemudik mengalami penurunan. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi pihak terkait untuk menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang menyebabkan peningkatan pergerakan kargo tersebut.
Rata-rata kargo harian juga meningkat, dari 35 ton di tahun 2024 menjadi 44 ton di tahun 2025. Peningkatan ini menunjukkan adanya tren pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut yang perlu dikaji lebih lanjut.
Kesimpulannya, arus mudik Lebaran 2025 di Bandara El Tari Kupang menunjukkan tren penurunan jumlah pemudik dan pesawat, namun diimbangi dengan peningkatan signifikan pada pergerakan kargo. Fenomena ini memerlukan analisis lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhinya.