RSUD Bantul Tetap Siaga 24 Jam Selama Libur Lebaran 2025
RSUD Panembahan Senopati Bantul memastikan pelayanan IGD tetap beroperasi 24 jam selama libur Lebaran 2025, termasuk Tim PONEK, untuk mengantisipasi lonjakan pasien selama arus mudik dan balik.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul, Yogyakarta, memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal selama libur Lebaran 2025. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur RSUD, dr. Atthobari, pada Rabu, 26 Maret 2024. Kepastian ini memberikan jaminan akses layanan kesehatan bagi masyarakat Bantul dan sekitarnya selama periode libur nasional dan cuti bersama.
Layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) akan beroperasi penuh selama 24 jam. Tidak hanya itu, Tim Penatalaksanaan Emergency Obstetri dan Neonatal Konprehensif (PONEK) juga akan siaga penuh selama 24 jam. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi peningkatan jumlah pasien akibat arus mudik dan balik Lebaran, serta untuk memastikan akses layanan kesehatan darurat tetap terjamin.
Direktur RSUD menekankan kesiapan rumah sakit dalam menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk potensi lonjakan kasus penyakit dan bencana selama periode libur panjang. "Pelayanan IGD tetap buka 24 jam, kemudian Tim PONEK siaga 24 jam," jelas dr. Atthobari. Kesiapan ini menunjukkan komitmen RSUD Bantul untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama di masa-masa krusial seperti libur Lebaran.
Layanan Rawat Inap dan Penunjang Lainnya
Untuk layanan rawat inap dan penunjang lainnya, RSUD Panembahan Senopati Bantul akan tetap beroperasi dengan pengaturan jadwal jaga oleh masing-masing kepala instalasi atau unit terkait. Pihak rumah sakit telah mengatur jadwal jaga agar pelayanan tetap berjalan optimal meskipun dalam masa libur Lebaran. Hal ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan tenaga medis dan pelayanan yang berkesinambungan.
Ruang rawat inap juga disiapkan untuk menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk potensi wabah penyakit atau bencana. RSUD Bantul berkomitmen untuk selalu siap siaga dalam memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keselamatan pasien selama periode libur Lebaran. Kesiapan ini menunjukkan komitmen RSUD dalam memberikan pelayanan kesehatan yang handal dan responsif.
Selain itu, RSUD Bantul juga mengirimkan tim pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) untuk mendukung posko kesehatan Lebaran yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan Bantul di beberapa lokasi strategis. Kerjasama ini menunjukan sinergi antar instansi dalam memberikan pelayanan kesehatan optimal bagi masyarakat selama libur Lebaran.
Penyesuaian Jadwal Pelayanan Hemodialisa dan Kemoterapi
Terkait pelayanan hemodialisa, RSUD Bantul melakukan penyesuaian jadwal. Pelayanan hemodialisa yang biasanya dilakukan pada tanggal 31 Maret dimajukan menjadi tanggal 30 Maret. Sementara untuk hari-hari lain selama libur Lebaran, pelayanan hemodialisa tetap berjalan dengan jadwal yang telah disesuaikan. Namun, selama masa libur dan cuti bersama, RSUD Bantul tidak menerima pasien cuci darah dari luar rumah sakit.
Pelayanan kemoterapi akan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Penyesuaian jadwal ini bertujuan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal dan terorganisir selama periode libur Lebaran, sekaligus memastikan pelayanan yang efektif dan efisien.
Dinas Kesehatan Bantul juga turut berperan aktif dalam mendukung kesiapan layanan kesehatan selama libur Lebaran. Kerjasama ini melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan lain, PMI Bantul, dan PSC 119 Bantul dalam pemanfaatan radio komunikasi untuk koordinasi dan respon cepat terhadap situasi darurat.
Koordinasi dan Kesiapsiagaan
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Tri Widiyantara, menjelaskan bahwa Dinkes berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan lain untuk mendukung Pos Pam Terpadu di beberapa lokasi strategis, seperti simpang empat Druwo, simpang tiga Piyungan, Bundaran Srandakan, dan Pos Pam Polairud Parangkusumo. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan respon cepat dan terintegrasi dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat selama libur Lebaran.
Pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan, PMI Bantul, dan PSC 119 Bantul diimbau untuk memanfaatkan radiomedik dengan jalur frekuensi radio komunikasi Dinas Kesehatan Bantul. Hal ini untuk mempermudah koordinasi dan komunikasi antar instansi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien selama periode libur Lebaran. Kesiapan dan koordinasi yang baik ini sangat penting untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal selama libur Lebaran.
Secara keseluruhan, RSUD Bantul telah mempersiapkan diri dengan matang untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal selama libur Lebaran 2025. Kesiapan ini mencakup layanan IGD 24 jam, Tim PONEK siaga, penyesuaian jadwal pelayanan hemodialisa dan kemoterapi, serta koordinasi yang baik dengan instansi terkait. Komitmen ini memastikan akses layanan kesehatan tetap terjamin bagi masyarakat Bantul dan sekitarnya selama periode libur panjang.