Wali Kota Cirebon Ingatkan Pentingnya Keterampilan bagi Warga yang Merantau
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengingatkan warga yang merantau agar memiliki keterampilan untuk bersaing dan berkontribusi positif, bukan sekadar menjadi beban di kota besar.

Cirebon, 5 April 2023 - Wali Kota Cirebon, Jawa Barat, Effendi Edo, memberikan pesan penting kepada warga Cirebon yang berencana merantau ke kota besar, khususnya Jakarta. Ia menekankan perlunya bekal keterampilan agar mereka mampu bersaing dan tidak menjadi beban di tempat tujuan. Pernyataan ini disampaikan di Cirebon pada Sabtu lalu, menanggapi fenomena urbanisasi yang cukup tinggi dari Kota Cirebon ke Jakarta.
Banyak warga Cirebon yang mencari penghidupan di Jakarta, namun Edo mengingatkan bahwa niat tersebut harus diiringi dengan kesiapan mental dan penguasaan keterampilan kerja yang memadai. Menurutnya, keberhasilan merantau ke kota besar sangat bergantung pada kemampuan dan keahlian yang dimiliki.
Pemerintah Kota Cirebon menyadari fenomena urbanisasi sulit dihindari. Oleh karena itu, Pemkot Cirebon berupaya mempersiapkan warganya agar tidak hanya menjadi pendatang, melainkan mampu bersaing dan memberikan dampak positif bagi kota tujuan. Wali Kota Edo bahkan optimis para perantau asal Cirebon kelak dapat kembali dan berkontribusi pada pembangunan daerahnya.
Keterampilan sebagai Modal Sukses Merantau
Wali Kota Effendi Edo berharap warga Cirebon yang merantau ke Jakarta dan sekitarnya dapat kembali ke kampung halaman dan turut membangun kota Cirebon. Hal ini didasarkan pada jumlah warga Cirebon yang cukup signifikan di Jakarta. Pemkot Cirebon pun berupaya mendukung hal tersebut melalui berbagai program.
Sebagai langkah nyata, Pemkot Cirebon gencar menyelenggarakan pelatihan keterampilan berbasis kompetensi kerja. Pelatihan ini menargetkan pencari kerja muda, lulusan SMA/SMK, dan masyarakat umum yang belum bekerja. Pelatihan-pelatihan ini diselenggarakan melalui dinas terkait.
Selain pelatihan keterampilan, Pemkot Cirebon juga mendorong peningkatan wirausaha baru melalui program bantuan dan pendampingan bisnis bagi UMKM pemula. Program ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran terbuka di Kota Cirebon.
“Kami ingin warga Cirebon tidak hanya mencari peluang di luar, tapi juga mampu menciptakan peluang di daerah sendiri,” tegas Wali Kota Edo.
Iklim Ketenagakerjaan Cirebon yang Membaik
Data yang dihimpun Pemkot Cirebon menunjukkan iklim ketenagakerjaan di Kota Cirebon terus membaik. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil menurun dari 10,9 persen pada tahun 2020 menjadi 7,66 persen pada tahun 2023.
Penurunan angka pengangguran ini dikaitkan dengan sejumlah kebijakan yang mendukung kemudahan perizinan investasi. Kemudahan berinvestasi ini membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi penduduk Kota Cirebon.
Dengan demikian, upaya Pemkot Cirebon dalam meningkatkan keterampilan warga dan menciptakan iklim investasi yang kondusif diharapkan dapat mengurangi jumlah warga yang merantau dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cirebon.
Kesimpulannya, upaya Pemkot Cirebon dalam meningkatkan keterampilan warganya dan menciptakan iklim investasi yang kondusif merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran. Hal ini juga sejalan dengan harapan agar warga Cirebon yang merantau dapat kembali dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.