Arus Balik Lebaran 2025 di Jalinteng OKU Mulai Ramai, Lancar Tanpa Kemacetan
Arus balik Lebaran 2025 di Jalinteng OKU mulai ramai, namun lalu lintas masih lancar berkat kesiapan tujuh Pos Yan dan Pos Pam yang disiagakan Polres OKU.
Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana? Arus balik Lebaran 2025 di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera, khususnya wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mulai ramai pada Jumat, 04 April 2025, tiga hari setelah Lebaran. Pemudik yang telah merayakan Idul Fitri di kampung halaman mulai kembali ke daerah asal mereka. Banyaknya kendaraan yang melintas di Jalinteng, terutama di Desa Batukuning, Kecamatan Baturaja Barat, menandakan dimulainya arus balik. Pemudik memilih jalur ini karena berbagai alasan, termasuk efisiensi biaya. Kepolisian telah menyiapkan langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran arus balik.
Kemacetan belum terjadi berkat antisipasi pihak berwenang. Kepolisian Resort OKU telah mendirikan posko-posko pengamanan untuk membantu kelancaran arus balik. Hal ini menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi lonjakan kendaraan selama periode arus balik Lebaran.
Pergerakan pemudik ini menunjukkan tren kepulangan yang lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Beberapa pemudik, seperti Eko, warga Baturaja, memilih pulang lebih awal untuk menghindari potensi kemacetan. Hal ini mencerminkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan perjalanan selama musim mudik dan balik Lebaran.
Arus Balik Lancar di Jalinteng OKU
Meskipun volume kendaraan di Jalinteng OKU meningkat, arus lalu lintas terpantau tetap aman dan lancar. Hal ini berkat kesiapsiagaan pihak kepolisian dan instansi terkait dalam mengatur lalu lintas. Tidak terjadi penumpukan kendaraan yang signifikan di jalur tersebut, memberikan kenyamanan bagi para pemudik.
Eko, seorang pemudik asal Baturaja yang baru saja kembali dari Palembang, mengungkapkan alasannya memilih jalur Jalinteng dan pulang lebih awal. Ia memilih jalur ini karena lebih ekonomis dibandingkan jalan tol. Keputusan untuk pulang lebih awal juga bertujuan untuk menghindari potensi kemacetan.
Pengalaman Eko mewakili banyak pemudik lainnya yang memilih strategi serupa untuk memastikan perjalanan pulang yang nyaman dan efisien. Hal ini menunjukkan perencanaan perjalanan yang matang dari para pemudik.
Kesiapan Polres OKU dalam Menghadapi Puncak Arus Balik
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Minggu (6/4) hingga Selasa (8/4) seiring berakhirnya libur sekolah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres OKU telah mendirikan tujuh Pos Pelayanan (Pos Yan) dan Pos Pengamanan (Pos Pam) di berbagai titik strategis.
Pos-pos tersebut tersebar di beberapa titik wilayah perbatasan, seperti Simpang Batumarta (OKU Timur), Desa Tanjung Pura (Muara Enim), dan Desa Gunung Meraksa (Kota Prabumulih). Selain itu, posko juga didirikan di pusat Kota Baturaja, meliputi City Mall Baturaja, Pasar Atas Baturaja, Batukuning, dan objek wisata Goa Putri.
Sebanyak 119 personel gabungan dari Polres OKU dan instansi terkait disiagakan di posko-posko tersebut. Kesiapan ini menunjukkan komitmen pihak kepolisian dalam memastikan keamanan dan kelancaran arus balik Lebaran 2025.
Penempatan posko di berbagai titik strategis, termasuk daerah perbatasan dan pusat kota, menunjukkan strategi yang komprehensif dalam mengawasi dan membantu para pemudik. Hal ini menunjukan kesiapan yang matang dari pihak berwajib.
Dengan adanya posko-posko tersebut, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik selama perjalanan pulang. Pihak kepolisian juga siap memberikan bantuan dan pertolongan kepada pemudik yang membutuhkan.
Meskipun arus balik di Jalinteng OKU sudah mulai ramai, namun situasi masih terkendali berkat kesiapan dan antisipasi yang dilakukan oleh pihak berwenang. Hal ini diharapkan dapat terus berlanjut hingga puncak arus balik selesai.