Indonesia Harap Pengiriman Da'i Perkuat Citra Islam Moderat di Kancah Internasional
Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, berharap pengiriman pendakwah ke luar negeri dapat memperkuat citra Islam moderat dan mendorong integrasi sosial-politik umat Muslim di negara minoritas.
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Anis Matta, menyampaikan harapannya agar pengiriman para pendakwah atau da'i ke luar negeri dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat citra Islam moderat di mata dunia. Pernyataan ini disampaikan di Jakarta pada Kamis, saat acara pelepasan tim kemanusiaan dan da'i ke berbagai wilayah.
Menurut Wamenlu, kesempatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menyebarkan pesan-pesan perdamaian dan moderasi Islam kepada masyarakat internasional. Hal ini dinilai krusial, terutama di tengah berbagai tantangan dan persepsi negatif terhadap Islam yang masih beredar di beberapa negara.
Anis Matta juga menekankan pentingnya integrasi sosial dan politik bagi umat Muslim yang berada di negara-negara minoritas. Ia berharap, meskipun jumlahnya sedikit, mereka dapat berintegrasi dengan baik dalam masyarakat setempat dan berkontribusi positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Proses integrasi sosial dan politik ini penting supaya walaupun jumlah muslimnya minoritas, tetapi mereka terintegrasi dengan baik dalam masyarakat di mana mereka berada," kata Anis.
Pengiriman Da'i: Upaya Perkuat Moderasi Islam
Wamenlu memberikan apresiasi yang tinggi kepada Yayasan Dompet Dhuafa atas inisiatifnya dalam mengirimkan da'i ke luar negeri dan daerah-daerah tertinggal di Indonesia. Apresiasi ini juga ditujukan kepada para pendiri, inisiator, dan para donatur yang telah mendukung program tersebut. "Saya ingin mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pimpinan, para pendiri, inisiator dan tentu saja para donatur yang menyalurkan dananya melalui Dompet Dhuafa," ujar Anis.
Acara pelepasan tersebut, bertajuk "Pelepasan Tim Kemanusiaan untuk Palestina dan Da'i Melintas Batas", juga dihadiri oleh Direktur Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Waryono Abdul Ghafur, dan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Arif Fahrudin. Kehadiran mereka semakin memperkuat dukungan terhadap program ini.
Dalam kesempatan ini, Dompet Dhuafa memberangkatkan tim kemanusiaan ke Palestina untuk menyalurkan bantuan dan logistik bagi warga Palestina yang membutuhkan. Selain itu, program "Da'i Melintas Batas" juga memberangkatkan 250 da'i sebagai Da'i Ambassador Ramadan ke berbagai wilayah di luar negeri dan daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) di Indonesia.
Da'i Ambassador Ramadan: Jembatan Silaturahmi dan Moderasi
Program Da'i Ambassador Ramadan diharapkan mampu menjadi jembatan silaturahmi antar umat beragama dan sekaligus memperkuat pemahaman tentang Islam moderat. Para da'i terpilih akan berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat, berbagi pengetahuan, dan memperkenalkan nilai-nilai Islam yang damai dan toleran.
Pengiriman da'i ini bukan hanya sekadar pengiriman tenaga pendakwah, tetapi juga sebagai upaya diplomasi publik yang efektif. Dengan memperkenalkan Islam moderat secara langsung, diharapkan dapat menangkal berbagai miskonsepsi dan stigma negatif yang masih melekat pada agama Islam di beberapa kalangan.
Program ini juga diharapkan dapat memperkuat jaringan kerja sama antar lembaga keagamaan di Indonesia dan negara-negara lain. Hal ini akan mempermudah dalam berbagai upaya peningkatan pemahaman dan toleransi antar umat beragama di tingkat global.
Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada kemampuan para da'i dalam beradaptasi dengan budaya lokal dan menyampaikan pesan-pesan moderasi Islam secara efektif dan persuasif. Semoga program ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan berbagai lembaga terkait, diharapkan program pengiriman da'i ini dapat terus berlanjut dan semakin meluas jangkauannya, sehingga kontribusi positifnya dalam memperkuat citra Islam moderat di dunia dapat dirasakan secara lebih signifikan.