PHRI Garut Dorong Sport Tourism Optimalkan Pendapatan Sektor Perhotelan
PHRI Garut mendorong pengembangan sport tourism untuk meningkatkan pendapatan sektor perhotelan dan restoran di tengah efisiensi anggaran pemerintah.
Kabupaten Garut, Jawa Barat, tengah menghadapi tantangan penurunan pendapatan sektor perhotelan dan restoran akibat efisiensi anggaran pemerintah. Namun, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut melihat peluang besar dalam pengembangan sektor sport tourism sebagai solusi alternatif. Ketua PHRI Garut, Deden Rohim, mengungkapkan potensi besar ini dapat menarik minat wisatawan dan meningkatkan okupansi hotel serta pendapatan restoran di Garut.
Berbagai kegiatan olahraga telah terbukti mampu mendongkrak perekonomian lokal. "Dampak dari agenda sport tourism di Garut itu luar biasa, makanya ini sangat potensi bisa mendatangkan banyak orang," ujar Deden Rohim kepada wartawan di Garut, Senin (24/2).
Dengan banyaknya fasilitas olahraga yang tersedia, seperti gelanggang olahraga akuatik di lapangan Ciateul, paralayang di Bukit Satwika dan Haruman, Garut memiliki infrastruktur yang memadai untuk mendukung perkembangan sport tourism. Keberhasilan acara fun run baru-baru ini menjadi bukti nyata dampak positif kegiatan olahraga terhadap sektor perhotelan dan restoran di Garut.
Potensi Sport Tourism di Garut
Kabupaten Garut memiliki beragam lokasi wisata yang dapat diintegrasikan dengan kegiatan olahraga. Keberadaan destinasi wisata populer seperti Cipanas Garut dan kawasan perkotaan menjadi daya tarik tambahan bagi para wisatawan yang berpartisipasi dalam kegiatan sport tourism. Hal ini akan meningkatkan kunjungan wisatawan dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan sektor perhotelan dan restoran.
Deden Rohim menekankan pentingnya kolaborasi antara PHRI Garut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Garut, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk merealisasikan pengembangan sport tourism. Kerja sama yang solid sangat penting untuk menyukseskan program ini dan memastikan keberlanjutannya.
Selain itu, perlu adanya strategi pemasaran yang efektif untuk mempromosikan potensi sport tourism Garut kepada target pasar yang tepat. Promosi yang menarik dan informatif akan menarik minat wisatawan untuk mengunjungi Garut dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan olahraga yang ditawarkan.
Dengan mengoptimalkan potensi sport tourism, Garut dapat mengurangi ketergantungan pada agenda pemerintahan yang seringkali terdampak oleh efisiensi anggaran. Hal ini akan menciptakan ketahanan ekonomi lokal yang lebih baik dan mengurangi risiko penurunan pendapatan sektor perhotelan dan restoran.
Dampak Efisiensi Anggaran terhadap Sektor Perhotelan
Efisiensi anggaran pemerintah telah berdampak signifikan terhadap sektor perhotelan di Garut. Banyak agenda pemerintahan yang telah dibatalkan, termasuk kegiatan kementerian di beberapa hotel ternama seperti Hotel Rancabango, Sampireun, dan Santika. Hal ini menyebabkan penurunan pendapatan yang cukup signifikan bagi para pelaku usaha perhotelan.
PHRI Garut mencatat sejumlah hotel yang terdampak pembatalan agenda pemerintahan, antara lain Hotel Santika (empat instansi pemerintahan), Hotel Harmoni (semua agenda kementerian), Kampung Sampireun (kementerian dan instansi pemerintah daerah), dan Hotel Rancabango (Kementerian Keuangan dan Kesehatan). Pembatalan ini menunjukkan betapa pentingnya mencari alternatif sumber pendapatan baru bagi sektor perhotelan di Garut.
Oleh karena itu, pengembangan sport tourism menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi dampak negatif efisiensi anggaran. Dengan mengandalkan sektor swasta dan minat masyarakat terhadap olahraga, Garut dapat menciptakan sumber pendapatan baru yang lebih berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada anggaran pemerintah.
Dengan mengoptimalkan potensi sport tourism, Garut dapat menciptakan peluang ekonomi baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat daya saing daerah dalam sektor pariwisata.
PHRI Garut berharap kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak dapat mewujudkan pengembangan sport tourism yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Garut.