Dapur Umum di Penajam Paser Utara Siap Layani 5.000 Penerima Makan Bergizi Gratis
Kabupaten Penajam Paser Utara menyiapkan dapur umum untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mampu menjangkau hingga 5.000 penerima manfaat, meskipun tahap awal difokuskan pada 3.500 penerima.

Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berinisiatif membangun dapur umum untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dapur umum ini berlokasi di Markas Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara dan ditargetkan mampu melayani hingga 5.000 penerima manfaat. Inisiatif ini diumumkan oleh Kepala Polres Penajam Paser Utara, AKBP Supriyanto, pada Sabtu, 29 Maret 2024.
Gedung yang digunakan awalnya diperuntukkan sebagai gudang barang bukti. Namun, karena gudang yang ada saat ini masih dalam kondisi baik, maka gedung baru tersebut dialihfungsikan menjadi dapur umum untuk program MBG. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan keberhasilan program tersebut.
Meskipun kapasitas dapur umum mencapai 5.000 penerima manfaat, pada tahap awal, program ini akan difokuskan untuk melayani sekitar 3.500 penerima manfaat. Penerima manfaat akan difokuskan pada peserta didik, bayi, balita, dan ibu hamil di wilayah sekitar. Pemilihan kelompok ini didasarkan pada kebutuhan gizi yang tinggi pada kelompok usia tersebut.
Gedung SPPG dan Persiapan Fasilitas
Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum ini masih dalam tahap penyelesaian. Saat ini, gedung tersebut belum dilengkapi dengan fasilitas dan peralatan dapur yang memadai. Pengadaan peralatan dapur umum diperkirakan akan selesai dalam waktu dua bulan ke depan, dan sepenuhnya ditangani oleh pemerintah kabupaten.
Proses pengadaan peralatan ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini menunjukkan perlunya perencanaan yang matang dalam pelaksanaan program MBG agar berjalan efektif dan efisien. Setelah selesai, diharapkan dapur umum ini dapat beroperasi secara optimal.
Pemilihan lokasi di Mapolres Penajam Paser Utara juga mempertimbangkan aspek keamanan dan aksesibilitas. Lokasi yang strategis ini diharapkan memudahkan distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat.
Tenaga Kerja dan Bahan Baku Lokal
Tenaga kerja yang akan bertugas di Gedung SPPG sebagian besar berasal dari Badan Gizi Nasional (BGN). Mereka terdiri dari kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan. Kehadiran tenaga ahli ini akan menjamin kualitas dan pengawasan program MBG.
Selain tenaga ahli dari BGN, sekitar 47 tenaga kerja lokal akan direkrut untuk mendukung operasional dapur umum. Hal ini menunjukkan komitmen untuk memberdayakan masyarakat lokal dan menyerap tenaga kerja di daerah. Penggunaan tenaga kerja lokal juga diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi dan pemeliharaan dapur umum.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga berkomitmen untuk menggunakan bahan baku lokal. Hal ini akan berdampak positif bagi perekonomian petani lokal dan meningkatkan kualitas gizi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat. Dengan demikian, program MBG tidak hanya memberikan manfaat gizi, tetapi juga mendukung perekonomian daerah.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Penajam Paser Utara ini menunjukan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan. Dengan adanya dapur umum ini, diharapkan program MBG dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.