KAI dan IPKA Sumut Sosialisasikan Pencegahan Pelecehan Seksual di Stasiun Medan
PT KAI Divre I Sumut bersama IPKA Sumut kampanyekan pencegahan pelecehan seksual di Stasiun Medan jelang Angkutan Lebaran, meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang kereta api.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan komunitas Insan dan Pencinta Kereta Api Sumatera Utara (IPKA Sumut) menggelar sosialisasi anti pelecehan seksual di Stasiun Medan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 27 Maret 2024 ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa kereta api, terutama menjelang peningkatan mobilitas penumpang selama Angkutan Lebaran.
Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesadaran penumpang akan pentingnya saling menghormati dan menghargai sesama pengguna jasa transportasi publik. "Kegiatan sosialisasi ini sangat penting sebagai sarana edukasi bagi para penumpang agar semakin sadar akan pentingnya sikap saling menghormati dan menghargai sesama pengguna jasa. Terlebih, pada momen Angkutan Lebaran saat ini, di stasiun-stasiun mengalami kepadatan penumpang," ujar As’ad.
Sosialisasi tersebut dilakukan dengan berbagai metode, termasuk penyampaian informasi melalui pengeras suara, pemasangan spanduk dan papan imbauan anti kekerasan seksual di area stasiun, serta penggalangan petisi dukungan dari para penumpang. Hal ini menunjukkan komitmen KAI dalam menciptakan lingkungan bebas pelecehan seksual di moda transportasi kereta api.
Upaya KAI Cegah Pelecehan Seksual
KAI Divre I Sumut konsisten berupaya melindungi hak-hak perempuan dan memastikan kenyamanan mereka selama menggunakan layanan kereta api. Salah satu inovasi terbaru yang mendukung upaya ini adalah fitur pemilihan tempat duduk di aplikasi Access by KAI. Fitur ini memberikan informasi tempat duduk yang telah dipilih oleh penumpang perempuan, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka.
Keunggulan fitur ini tidak hanya terbatas pada aplikasi Access by KAI. Penumpang yang membeli tiket langsung di loket stasiun juga dapat memanfaatkan fitur ini dengan meminta bantuan petugas untuk mendapatkan tempat duduk di dekat penumpang perempuan lainnya. Inovasi ini menunjukkan komitmen KAI dalam memberikan layanan yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.
Selain itu, sosialisasi dan kampanye anti pelecehan seksual juga terus digalakkan. KAI berharap dengan adanya kampanye ini, seluruh pengguna kereta api di Sumatera Utara semakin peduli dalam mencegah tindak pelecehan seksual dan berani melaporkan kejadian yang mencurigakan. Langkah ini penting untuk menciptakan lingkungan transportasi publik yang aman dan terbebas dari ancaman kekerasan seksual.
Pentingnya Peran Serta Masyarakat
Sosialisasi ini tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI saja, tetapi juga membutuhkan peran serta aktif dari seluruh masyarakat. Kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman merupakan kunci keberhasilan upaya pencegahan pelecehan seksual. Dengan adanya kerja sama antara KAI, IPKA Sumut, dan seluruh penumpang, diharapkan lingkungan stasiun dan kereta api di Sumatera Utara semakin aman dan nyaman bagi semua pengguna jasa.
Langkah-langkah yang dilakukan KAI, seperti sosialisasi, pemasangan imbauan, dan inovasi fitur pemilihan tempat duduk, menunjukkan komitmen perusahaan dalam melindungi penumpang dari pelecehan seksual. Namun, keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh penumpang dan masyarakat.
Dengan adanya sosialisasi dan berbagai upaya pencegahan yang dilakukan, diharapkan angka pelecehan seksual di lingkungan transportasi kereta api di Sumatera Utara dapat ditekan seminimal mungkin. KAI mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan transportasi yang aman, nyaman, dan terbebas dari kekerasan seksual.
Melalui kolaborasi yang baik antara KAI, IPKA Sumut, dan para penumpang, diharapkan terciptalah budaya saling menghormati dan menghargai di lingkungan transportasi kereta api. Langkah-langkah preventif ini menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa kereta api di Sumatera Utara.
Kesimpulan
Sosialisasi anti pelecehan seksual yang dilakukan oleh KAI Divre I Sumut bersama IPKA Sumut merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan transportasi yang aman dan nyaman. Komitmen KAI dalam menghadirkan inovasi teknologi dan kampanye kesadaran publik menunjukkan keseriusan perusahaan dalam melindungi penumpang dari kekerasan seksual. Partisipasi aktif dari seluruh masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung keberhasilan upaya ini.