Kemenkes Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Prima Selama Lebaran 2025
Kementerian Kesehatan menjamin seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia tetap beroperasi melayani masyarakat selama libur Lebaran 2025, dengan berbagai layanan siaga dan langkah preventif.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia tetap beroperasi penuh selama libur Idul Fitri 1446 H/2025 M. Jaminan layanan kesehatan prima ini disampaikan untuk memberikan ketenangan kepada masyarakat yang merayakan Lebaran dan bepergian selama periode libur panjang. Langkah ini merupakan bagian dari kesiapan pemerintah dalam menghadapi potensi peningkatan kebutuhan layanan kesehatan selama musim mudik dan liburan.
Juru Bicara Kemenkes, Widyawati, menjelaskan bahwa Kemenkes telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Kesehatan terkait kesiapsiagaan arus mudik dan libur Lebaran. Surat edaran ini ditujukan kepada berbagai pihak, termasuk Gubernur, Bupati/Walikota, Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bidang Kekarantinaan Kesehatan, dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Hal ini memastikan koordinasi dan kesiapan layanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia.
"Kami menyiagakan puskesmas, klinik, UPT Bidang Kekarantinaan Kesehatan dan rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut," tegas Widyawati dalam keterangannya. Selain itu, Kemenkes juga telah mempersiapkan layanan darurat melalui Public Safety Center (PSC 119) dan Emergency Medical Team (EMT) untuk menangani kasus-kasus gawat darurat yang mungkin terjadi selama periode liburan.
Layanan Kesehatan Siaga Selama Libur Lebaran
Kemenkes telah menginstruksikan pembentukan tim kesehatan di setiap daerah. Tim ini terdiri dari unsur instansi terkait, tenaga medis, dan tenaga kesehatan. Tim ini akan bertugas memastikan kelancaran layanan kesehatan di daerah masing-masing. Selain itu, Pos Pelayanan Kesehatan (Posyankes) juga akan didirikan di berbagai lokasi strategis, termasuk lokasi rawan kecelakaan dan tempat wisata.
Lokasi Posyankes ditentukan melalui koordinasi dengan Kepolisian RI, TNI, Dinas Perhubungan, dan Badan Pengatur Jalan Tol. Kemenkes memastikan setiap Posyankes dilengkapi dengan sarana, prasarana, dan alat kesehatan yang memadai, termasuk tempat tidur untuk pemeriksaan pasien, emergency kit, obat-obatan, dan akses mudah bagi ambulans. Kesiapan ini bertujuan untuk memberikan respons cepat dan tepat terhadap berbagai kondisi kesehatan yang mungkin terjadi.
Sebagai langkah preventif, Kemenkes telah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengemudi pada periode tertentu. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar gula darah, serta pemeriksaan alkohol, narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza). Upaya ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan dan masalah kesehatan selama musim mudik.
Mitigasi Risiko dan Kontak Informasi
Kemenkes juga telah mempersiapkan langkah mitigasi untuk menghadapi potensi kejadian luar biasa (KLB), wabah penyakit, bencana alam dan non-alam, serta krisis kesehatan lainnya. Kesiapsiagaan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat selama periode liburan. Widyawati berharap agar kesehatan masyarakat Indonesia tetap terjaga dan terkendali selama libur Idul Fitri.
Masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan kejadian bencana kesehatan melalui call center Pusat Krisis Kesehatan di nomor telepon dan/atau WhatsApp 0811163119. Informasi lebih lanjut terkait kesiapsiagaan layanan kesehatan dapat diperoleh melalui Halo Kemkes di nomor telepon 1500-567, SMS 081281562620, email kontak@kemkes.go.id, Instagram kemenkes_ri, X @KemenkesRI, dan Facebook Kementerian Kesehatan RI.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Kemenkes berupaya memastikan masyarakat Indonesia dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman, tanpa harus khawatir akan akses layanan kesehatan yang terganggu.