Koordinasi Kunci Swasembada Pangan Sulsel, Tekan Pj Gubernur
Pj Gubernur Sulsel, Fadjry Djufry, tekankan pentingnya koordinasi antar stakeholder dalam rapat koordinasi swasembada pangan di Makassar, Minggu lalu, guna mencapai target produksi padi, jagung, dan komoditi lainnya.

Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Fadjry Djufry, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) swasembada pangan di Makassar, Minggu (20/1). Rakor yang melibatkan Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) RI dan kepala daerah se-Sulsel ini menekankan pentingnya koordinasi untuk mencapai target swasembada pangan.
Rakor selama lebih dari dua jam ini membahas pengawalan dan pendampingan program swasembada pangan di Sulsel, sesuai arahan Presiden Jokowi dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Pj Gubernur Fadjry Djufry mengajak seluruh jajaran BSIP dan Satgas Swasembada Pangan 24 kabupaten/kota se-Sulsel untuk bekerja sama, satu komando, demi mencapai tujuan bersama.
“Jadi kita semua satu komando untuk sama-sama mengurus soal Satgas Swasembada Pangan di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan,” tegas Fadjry Djufry. Ia berharap Sulsel menjadi provinsi terdepan dalam swasembada pangan dengan menyediakan lahan pertanian terluas di Indonesia.
Keberhasilan program ini, menurut Fadjry, sangat bergantung pada koordinasi dan komunikasi yang efektif antar stakeholder. Sulsel memiliki target produksi padi gogo seluas 5.496.44 hektare, belum termasuk target jagung dan komoditi lainnya. Oleh karena itu, koordinasi yang solid antara Pemprov Sulsel dan seluruh kabupaten/kota sangat krusial.
“Jadi saat ini kita semua satu koordinasi termasuk dengan seluruh Bupati dan Wali Kota seluruh Sulsel. Apa yang menentukan kita semua berhasil adalah koordinasi dengan seluruh daerah,” jelasnya. Hasil Rakor akan disampaikan kepada seluruh kepala daerah di Sulsel untuk memastikan realisasi tanam padi sesuai target.
Selain itu, percepatan optimalisasi lahan rawa dan non-rawa serta cetak sawah tahun 2025 juga menjadi fokus utama. Koordinasi yang baik antar tingkat pemerintahan menjadi kunci keberhasilan program ini.
Pj Gubernur Fadjry Djufry sebagai penanggung jawab swasembada pangan Provinsi Sulsel akan terus berkoordinasi dengan penanggung jawab di tingkat kabupaten/kota. Komitmen dan kerja sama seluruh pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan swasembada pangan di Sulawesi Selatan.