Pembangunan Ibu Kota Nusantara: Progres Terbaru Gedung-Gedung Penting
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melaporkan progres pembangunan sejumlah gedung penting di IKN, termasuk Istana Presiden dan Wakil Presiden yang telah mencapai 40 persen, dengan target perpindahan kantor OIKN pada Maret 2025.

Penajam Paser Utara, 17 Februari 2024 - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus menunjukkan perkembangan signifikan. Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melaporkan bahwa pengerjaan sejumlah gedung penting di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) Kota Nusantara terus berjalan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, saat berada di Sepaku, Penajam Paser Utara.
Progres Pembangunan Gedung-Gedung Strategis
Menurut Basuki Hadimuljono, beberapa gedung penting yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan antara lain Istana Presiden, Istana Negara, lapangan upacara, dan Istana Wakil Presiden. Keempat proyek vital ini telah mencapai kemajuan sekitar 40 persen. Keberhasilan pembangunan ini menandakan langkah pasti menuju terwujudnya IKN sebagai pusat pemerintahan Indonesia yang modern dan megah.
Selain itu, beberapa proyek lain telah rampung. "Kantor Sekretariat Presiden sudah selesai 100 persen," tegas Basuki. Ia juga menambahkan bahwa Kantor OIKN ditargetkan selesai pada Maret 2025. Keberadaan kantor-kantor ini akan menjadi pusat operasional pemerintahan dan pengelolaan IKN di masa mendatang.
Persiapan Perpindahan Kantor OIKN
Sebagai bagian dari persiapan perpindahan, OIKN telah menyediakan empat dusun sebagai hunian bagi para pegawai. Langkah ini menunjukkan kesiapan OIKN dalam memfasilitasi para pegawainya untuk bertransisi ke IKN. "OIKN akan pindah berkantor, termasuk Kepala OIKN berkantor di Kota Nusantara pada Maret 2025," jelas Basuki. Perpindahan ini akan dilakukan secara bertahap, memastikan transisi yang lancar dan efisien.
Saat ini, sebagian pegawai OIKN telah berada di Kota Nusantara. Proses pemindahan bertahap ini bertujuan untuk meminimalisir kendala dan memastikan operasional pemerintahan berjalan dengan baik. Ke depan, semua kegiatan OIKN akan terpusat di IKN, menandai babak baru dalam pembangunan ibu kota negara.
Infrastruktur IKN dan Tahap Pembangunan Selanjutnya
OIKN memastikan bahwa pembangunan infrastruktur IKN telah mendapat persetujuan pemerintah pusat. Proyek ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar kurang lebih Rp48,8 triliun, serta dukungan skema pembiayaan lainnya di luar APBN. Komitmen pemerintah dalam menyediakan pendanaan yang cukup menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan IKN.
Tahap selanjutnya dari pembangunan IKN akan fokus pada pembangunan perkantoran legislatif dan yudikatif. Hal ini sejalan dengan rencana menjadikan IKN sebagai ibu kota politik pada tahun 2028. Selain itu, pembangunan juga akan mencakup kantor perbankan dan proyek investasi lainnya, guna mendukung pertumbuhan ekonomi di IKN.
Pembangunan IKN bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga sebuah visi untuk masa depan Indonesia. Dengan progres yang terus berjalan, IKN semakin dekat untuk menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian yang modern dan berkelanjutan.