Pemkab Sorong Anggarkan Rp10 Miliar untuk Program Makan Bergizi Gratis
Pemkab Sorong mengalokasikan Rp10 miliar dari dana alokasi umum untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menargetkan 28.341 siswa di 288 satuan pendidikan, dengan uji coba program di Distrik Aimas pada 3 Februari 2025.

Pemkab Sorong Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Pemerintah Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, menunjukkan komitmen kuat terhadap perbaikan gizi anak dengan mengalokasikan dana sebesar Rp10 miliar untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) ini diharapkan mampu menunjang implementasi program MBG secara efektif di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong, Imam Ansori, pada Selasa lalu di Sorong.
Program MBG ini memiliki cakupan yang luas. Sebanyak 28.341 siswa dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK di 288 satuan pendidikan di Kabupaten Sorong akan menjadi penerima manfaat. Langkah ini merupakan upaya nyata Pemkab Sorong dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak-anak di daerahnya.
Untuk memastikan kelancaran program, Pemkab Sorong telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Peternakan. Koordinasi ini difokuskan pada kesiapan pangan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa peserta program.
Hasil koordinasi antar OPD menunjukkan kesiapan dari segi penyediaan pangan dan sumber daya. Saat ini, tinggal menunggu petunjuk teknis lebih lanjut untuk memulai implementasi secara penuh. Sebagai langkah awal, Pemkab Sorong merencanakan uji coba program MBG pada 3 Februari 2025 mendatang.
Uji coba ini akan dilakukan di Distrik Aimas dengan melibatkan 850 siswa TK dan SD. Pelaksanaan uji coba akan dijalankan oleh Yayasan Keadilan Papua Sejahtera yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini sebagai bentuk pilot project sebelum pelaksanaan program secara menyeluruh.
Sarana pendukung program MBG juga telah dipersiapkan. Satu dapur sehat di Distrik Mayamuk telah siap beroperasi. Meskipun idealnya terdapat tiga dapur sehat di Kabupaten Sorong, namun saat ini baru satu yang telah rampung pembangunannya. Dua dapur sehat lainnya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pihak terkait.
Dengan adanya alokasi dana yang cukup signifikan dan koordinasi yang solid antar OPD, program MBG di Kabupaten Sorong diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi peningkatan gizi anak-anak di wilayah tersebut. Uji coba program di Distrik Aimas akan menjadi evaluasi penting sebelum implementasi secara menyeluruh di seluruh Kabupaten Sorong.