PLN Berhasil Aliri Listrik 24 Jam untuk 1.560 Warga di 12 Kampung Kabupaten Deiyai
PT PLN UIWP2B berhasil menyuplai listrik 24 jam ke 12 kampung di Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, membawa akses energi bagi 1.560 warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) telah berhasil menerangi kehidupan 1.560 warga di 12 kampung Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, dengan pasokan listrik 24 jam penuh. Kabar baik ini disampaikan langsung oleh General Manager PT PLN (Persero) UIWP2B, Rizky Mochamad, di Jayapura pada Senin. Keberhasilan ini menandai langkah signifikan dalam pemerataan akses energi di wilayah terpencil Papua.
Langkah PLN ini menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan listrik. Dengan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang memadai, PLN berharap dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Deiyai. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memastikan keadilan dalam akses energi bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk di daerah-daerah terpencil.
Pencapaian ini merupakan hasil dari pembangunan jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 16,95 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 19,86 kms, dan instalasi 9 unit gardu dengan total kapasitas 600 kVA. Proyek ini menunjukkan upaya besar PLN dalam mengatasi tantangan geografis dan logistik di wilayah Papua untuk memberikan akses listrik yang handal dan berkelanjutan.
Listrik 24 Jam untuk 12 Kampung di Deiyai
Sebanyak 12 kampung di Kabupaten Deiyai kini menikmati aliran listrik 24 jam. Di Distrik Tigi Timur, kampung-kampung yang telah teraliri listrik meliputi Ayate, Digibagata, Widuwakiya, Wagomani, dan Epanai. Sementara itu, di Distrik Tigi Barat, listrik telah menyinari kampung Ipoke, Dagokebo, Kokbaya, Dakebo, Waitakota, Wagumoma, dan Edagotadi.
General Manager PT PLN (Persero) UIWP2B, Rizky Mochamad, menyatakan bahwa penyediaan listrik ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. "Sebanyak 12 kampung tersebut yakni Ayate, Digibagata, Widuwakiya, Wagomani dan Epanai di Distrik Tigi Timur, serta Ipoke, Dagokebo, Kokbaya, Dakebo, Waitakota, Wagumoma dan Edagotadi di Distrik Tigi Barat," kata Rizky.
Dengan terpenuhinya kebutuhan listrik, diharapkan akan terjadi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Akses listrik yang andal akan mendukung berbagai aktivitas, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati Deiyai, Ayub Pigome, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian ini. "Kami yakin dengan begitu sistem perekonomian akan bertumbuh dan kesejahteraan masyarakat akan sedikit demi sedikit membaik," ujarnya.
Dukungan Pemerintah dan Kolaborasi PLN
Pemerintah Kabupaten Deiyai menyatakan komitmennya untuk terus mendukung dan membantu pembangunan kelistrikan di daerah tersebut. Wakil Bupati Ayub Pigome menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan PLN untuk memastikan seluruh kampung di Deiyai dapat menikmati akses listrik.
"Kami bangga karena kini penerangan sudah berjalan, ke depan, kami terus mengawal pembangunan agar seluruh kampung dapat menikmati listrik," kata Ayub Pigome. Hal ini menunjukkan sinergi positif antara pemerintah dan PLN dalam upaya memajukan kesejahteraan masyarakat melalui akses energi yang merata.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama yang solid antara pemerintah dan PLN dapat mengatasi tantangan dalam pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil. Komitmen bersama untuk menyediakan akses energi yang merata akan terus mendorong pembangunan dan kemajuan di Kabupaten Deiyai.
PLN berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan akses listrik di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Papua. Keberhasilan ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan visi pemerataan energi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Papua.
Dengan adanya listrik 24 jam, diharapkan perekonomian masyarakat akan meningkat pesat. Akses listrik akan membuka peluang usaha baru dan meningkatkan produktivitas masyarakat. Hal ini akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Deiyai.
Infrastruktur Kelistrikan yang Dibangun
- Jaringan Tegangan Menengah (JTM): 16,95 kilometer sirkuit (kms)
- Jaringan Tegangan Rendah (JTR): 19,86 kms
- Gardu Distribusi: 9 unit dengan total kapasitas 600 kVA
Pembangunan infrastruktur kelistrikan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Deiyai. Akses listrik yang andal akan mendorong perkembangan berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan usaha kecil menengah.