Program Makan Bergizi Gratis: Fondasi Generasi Papua yang Berkualitas
Anggota DPR RI, Obet Rumbruren, menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai fondasi penting dalam membangun generasi Papua yang sehat, cerdas, dan tangguh, sekaligus mendukung visi Indonesia 2045.

Manokwari, 26 Februari 2025 - Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Papua Barat, Obet Rumbruren, memberikan apresiasi tinggi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Beliau menyatakan bahwa program ini merupakan langkah krusial dalam membangun fondasi bagi generasi muda Papua yang lebih berkualitas. Program yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) ini dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan Papua.
Sebagai wakil rakyat di Komisi IX yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial, Obet Rumbruren menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program peningkatan gizi yang berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda merupakan prioritas utama pemerintah, dan MBG menjadi salah satu program strategis untuk mewujudkannya. Program ini tidak hanya fokus pada peningkatan gizi anak dan ibu, tetapi juga bertujuan untuk menekan angka stunting dan malnutrisi di Papua.
Obet Rumbruren berharap agar seluruh masyarakat Papua Barat dapat merasakan manfaat dari program-program pemerintah yang berorientasi pada kebutuhan rakyat. "Program pembangunan bukan hanya sebatas infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan perumahan, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar generasi muda melalui MBG," tegasnya. Komitmen tersebut dibuktikan dengan partisipasinya dalam sosialisasi MBG di Kabupaten Manokwari Selatan pada 21 Februari 2025, bersama perwakilan BGN, Alfa Riza.
Sosialisasi MBG di Manokwari Selatan
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan di Gedung Serbaguna Arfai 1, Manokwari Selatan, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang program ini dan peran Badan Gizi Nasional (BGN). BGN, sebagai lembaga negara non-kementerian, memiliki dedikasi penuh dalam pemenuhan gizi nasional dan mendukung penuh keberhasilan MBG. Alfa Riza, perwakilan BGN, turut hadir dalam sosialisasi tersebut.
Program MBG selaras dengan visi Indonesia 2045 yang mengincar terciptanya generasi emas. Obet Rumbruren menekankan pentingnya akses MBG di seluruh sekolah, baik di daerah pegunungan maupun pesisir Papua Barat. "Biar anak-anak kita yang akan menjadi generasi penerus dapat tumbuh dengan baik dan siap untuk membangun Papua Barat ke depannya," harapnya.
Lebih lanjut, Obet Rumbruren menjelaskan bahwa MBG tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik anak, tetapi juga berdampak positif pada prestasi belajar. Makanan bergizi di sekolah diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi dan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar, sehingga berujung pada peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Dampak MBG terhadap Pendidikan dan Ekonomi Lokal
Program MBG dirancang untuk mengatasi masalah malnutrisi dan stunting, yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Namun, manfaatnya tidak berhenti sampai di situ. Program ini juga dirancang untuk memberdayakan ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasokan.
Dengan melibatkan pelaku usaha lokal, MBG memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat secara lebih luas. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Keberhasilan MBG membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Obet Rumbruren mengajak para tokoh agama, masyarakat, kepala suku, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mengawal program ini agar dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Papua Barat. "Maka saya memohon kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala suku, dan pemerintah daerah, bersama-sama mengawal lancarnya program-program pemerintah pusat yang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat," ajaknya.
Program MBG diharapkan dapat menjadi contoh keberhasilan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadi fondasi bagi pembangunan berkelanjutan di Papua Barat. Dengan dukungan dan kerjasama semua pihak, diharapkan program ini dapat mencapai tujuannya untuk menciptakan generasi Papua yang sehat, cerdas, dan tangguh.