Ramai Pemudik! Delapan Bus AKAP Berangkat dari Manado Menuju Gorontalo
Delapan bus AKAP telah berangkat dari Terminal Malalayang, Manado menuju Gorontalo pada Jumat, 28 Maret 2024, membawa pemudik, dengan prediksi peningkatan jumlah bus pada Sabtu.

Sebanyak delapan bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) telah meninggalkan Terminal Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat, 28 Maret 2024, dengan tujuan Gorontalo. Bus-bus tersebut mengangkut para pemudik yang hendak merayakan hari raya di kampung halaman. Keberangkatan ini menandai arus mudik yang cukup signifikan menjelang hari raya.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Malalayang, Bram Takumansang, menyatakan bahwa jumlah bus yang berangkat hari ini lebih sedikit dibandingkan hari Kamis, 27 Maret 2024. "Dibandingkan pada Kamis (27/3), penumpang yang berangkat terjadi penurunan, dimana saat itu bus yang berangkat sebanyak sembilan armada, sementara hari ini delapan. Terjadi penurunan satu bus," ujar Bram di Manado.
Meskipun terjadi penurunan jumlah bus pada hari Jumat, namun Bram memperkirakan akan terjadi peningkatan pada hari Sabtu, 29 Maret 2024. "Diperkirakan pada Sabtu ada sebelas bus yang akan berangkat ke Gorontalo," tambahnya. Selain Gorontalo, arus mudik menuju Sulawesi Tengah juga terpantau, dengan lima bus yang berangkat menuju Palu, jumlah yang sama dengan hari Kamis.
Arus Mudik Menuju Gorontalo Meningkat
Peningkatan jumlah bus yang diprediksi akan berangkat menuju Gorontalo pada hari Sabtu menunjukkan peningkatan signifikan dalam arus mudik. Hal ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk mudik ke Gorontalo untuk merayakan hari raya bersama keluarga.
Pihak terminal memastikan telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan penumpang. Kesiapan ini meliputi pengaturan jadwal keberangkatan bus agar tidak terjadi penumpukan penumpang dan memastikan kenyamanan para pemudik selama perjalanan.
Petugas juga memastikan seluruh bus dalam kondisi prima dan layak jalan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan selama perjalanan mudik.
Ramp Check untuk Keamanan Penumpang
Sebelum keberangkatan, seluruh armada bus AKAP menjalani pemeriksaan kelayakan kendaraan atau "ramp check" oleh petugas Kementerian Perhubungan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kendaraan aman dan layak untuk mengangkut penumpang.
"Petugas Kementerian Perhubungan melakukan 'ramp check' kendaraan untuk memastikan kelayakan kendaraan tersebut sebelum berangkat mengangkut penumpang," jelas Bram. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh kendaraan dinyatakan layak jalan dan siap beroperasi.
Kesiapan ini juga merupakan hasil dari komitmen perusahaan otobus dalam mematuhi aturan dan regulasi yang berlaku. Perusahaan otobus telah terbiasa dengan prosedur administrasi dan aturan terkait keselamatan penumpang.
Bram menegaskan bahwa kendaraan yang tidak layak beroperasi tidak akan diizinkan masuk terminal dan mengangkut penumpang. "Kalau ada kendaraan tidak layak, tidak bisa masuk dalam terminal untuk membawa penumpang," tegasnya. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk memprioritaskan keselamatan para pemudik.
Keselamatan dan Kenyamanan Pemudik
Pemeriksaan rutin kendaraan sebelum membawa penumpang merupakan bagian dari upaya untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik. Hal ini juga menunjukkan komitmen perusahaan otobus dan pihak berwenang dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Dengan adanya pemeriksaan berkala dan pengawasan yang ketat, diharapkan arus mudik dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik. Semoga perjalanan mudik semua pemudik berjalan lancar dan selamat sampai tujuan.