Ribuan Kantor Pos Terlibat Operasi Pasar Murah Jelang Ramadhan
Kementan melibatkan lebih dari 4.500 kantor pos di seluruh Indonesia untuk menggelar operasi pasar pangan murah menjelang Ramadhan, menyediakan beras, gula, minyak, dan ayam dengan harga terjangkau.

Magelang, 25 Februari 2024 - Kementerian Pertanian (Kementan) berkolaborasi dengan PT Pos Indonesia untuk menggelar Operasi Pasar Pangan Murah (OPPM) di lebih dari 4.500 kantor pos seluruh Indonesia menjelang bulan suci Ramadhan. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memimpin langsung program ini, yang merupakan yang pertama kali dilakukan seminggu sebelum Ramadhan.
Program OPPM ini melibatkan ribuan kantor pos di seluruh Indonesia. Targetnya adalah menyediakan bahan pangan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Hal ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat selama bulan Ramadhan, dimana kebutuhan akan bahan pangan meningkat. Menteri Amran menekankan pentingnya menjaga agar harga jual tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Langkah cepat ini merupakan sejarah baru dalam pelaksanaan operasi pasar. Biasanya, operasi pasar semacam ini baru dilakukan setelah bulan Ramadhan dimulai. Namun, Kementan mengambil langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan dan harga terjangkau bagi masyarakat sejak seminggu sebelum Ramadhan tiba. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat dan menciptakan suasana Ramadhan yang lebih kondusif.
Operasi Pasar Pangan Murah: Harga Terjangkau untuk Masyarakat
Dalam operasi pasar ini, sejumlah komoditas pangan pokok dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. Beras SPHP ditawarkan dengan harga Rp12.000 per kilogram, gula pasir Rp15.000 per kilogram, minyak goreng (Minyak Kita) Rp14.700 per liter, dan daging ayam ras beku Rp34.000 per kilogram. Harga-harga ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya selama bulan Ramadhan.
Hingga saat ini, sudah ada 168 kantor pos yang telah menjalankan operasi pasar ini. Kementan menargetkan agar seluruh kantor pos yang direncanakan dapat segera beroperasi untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, khususnya di bulan Ramadhan.
Menteri Amran Sulaiman menegaskan pentingnya pengawasan agar tidak terjadi penyimpangan harga. "Agar masyarakat menikmati harga yang baik, harga yang terjangkau," ujarnya. Ia menekankan larangan menjual di atas HET yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, manfaat program ini dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Kantor Pos: Mitra Strategis dalam Distribusi Pangan
Kantor pos dipilih sebagai mitra strategis dalam pendistribusian bahan pangan murah karena jangkauannya yang luas hingga ke pelosok negeri. Hal ini memastikan bahwa program ini dapat menjangkau masyarakat di berbagai daerah, termasuk daerah terpencil yang mungkin sulit dijangkau oleh program distribusi pangan lainnya. Kerjasama ini menunjukkan sinergi antar lembaga pemerintah dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
Dengan melibatkan ribuan kantor pos, Kementan optimistis program OPPM ini akan berjalan efektif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas harga pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama menjelang dan selama bulan Ramadhan.
Keberhasilan program ini juga bergantung pada kerjasama dan pengawasan yang ketat dari semua pihak yang terlibat. Dengan komitmen bersama, diharapkan program OPPM dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Indonesia.
Pemerintah berharap, dengan harga-harga yang terjangkau ini, masyarakat dapat menikmati bulan Ramadhan dengan lebih tenang dan nyaman, tanpa harus khawatir dengan harga bahan pokok yang melambung tinggi. Inisiatif ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyatnya.
Kesimpulan
Operasi Pasar Pangan Murah yang melibatkan ribuan kantor pos merupakan langkah strategis Kementan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadhan. Dengan harga yang terjangkau dan jangkauan distribusi yang luas, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia.