Supiori Harap Program Pemberdayaan Ekonomi Merata di 38 Kampung
Pemerintah Kabupaten Supiori berharap program pemberdayaan ekonomi masyarakat asli Papua (OAP) di 38 kampungnya lebih merata dan meningkatkan kesejahteraan warga dengan dana otsus mencapai Rp627 miliar di tahun 2025.

Pemerintah Kabupaten Supiori, Papua, tengah fokus pada peningkatan program pemberdayaan ekonomi masyarakat asli Papua (OAP). Hal ini disampaikan Wakil Bupati Supiori, Hasan Nunsi, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Supiori di Sorendiweri, Rabu (26/3). Musrenbang ini bertujuan untuk memastikan program-program yang direncanakan, termasuk yang bersumber dari dana otonomi khusus (otsus) Papua, benar-benar berdampak pada kesejahteraan dan peningkatan perekonomian warga secara merata di seluruh 38 kampung di Kabupaten Supiori.
Wakil Bupati menekankan pentingnya perencanaan yang baik dan terstruktur, dimulai dari tingkat kampung hingga provinsi. "Hasil Musrenbang dibuat pemerintah mulai dari tingkat kampung, distrik, kabupaten hingga provinsi dengan tujuan untuk meningkatkan program pemberdayaan ekonomi warga," ungkap Wakil Bupati Hasan Nunsi. Ia berharap agar program-program yang telah direncanakan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat OAP.
Pemkab Supiori berkomitmen untuk memperhatikan program-program yang berasal dari usulan warga melalui Musrenbang. Hal ini menunjukkan upaya pemerintah daerah untuk melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses perencanaan pembangunan. Dengan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan program-program yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat OAP melalui Musrenbang
Wakil Bupati Hasan Nunsi menegaskan harapannya agar hasil dari Musrenbang dapat meningkatkan kesejahteraan warga asli Papua. Ia meyakini bahwa perencanaan yang baik dan terstruktur akan berdampak nyata bagi masyarakat. "Harapan kami hasil program dari Musrenbang dapat meningkatkan kesejahteraan warga asli orang Papua," ujarnya. Oleh karena itu, Pemkab Supiori meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk fokus dalam menjabarkan program kerja tahunan pemerintah daerah.
Program rencana kerja tahunan ini difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat OAP di 38 kampung. Pemkab Supiori menyadari pentingnya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan untuk seluruh warganya. Dengan demikian, Musrenbang dan dana otsus menjadi titik sentral partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Indonesia.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya fokus pada penjabaran program kerja tahunan. "Pemerintah membuat program rencana kerja tahunan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat OAP di 38 kampung," harapnya. Hal ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Dana Otsus dan Alokasi Anggaran Tahun 2025
Kabupaten Supiori pada tahun anggaran 2025 akan menerima dana transfer yang cukup signifikan, mencapai Rp627 miliar. Dana otsus ini diharapkan dapat dioptimalkan penggunaannya untuk mendukung program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi masyarakat OAP. Penggunaan dana yang transparan dan akuntabel menjadi kunci keberhasilan program-program tersebut.
Dengan adanya dana otsus yang cukup besar, diharapkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Supiori dapat berjalan lebih efektif dan merata. Hal ini akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan ekonomi di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Supiori berkomitmen untuk memastikan dana tersebut digunakan secara tepat guna dan bermanfaat bagi masyarakat.
Musrenbang menjadi forum penting untuk memastikan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, diharapkan program-program yang dihasilkan akan lebih relevan dan tepat sasaran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat OAP di Kabupaten Supiori. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana otsus juga menjadi kunci keberhasilan program-program tersebut.
Keberhasilan program pemberdayaan ekonomi di Kabupaten Supiori sangat bergantung pada perencanaan yang matang, pelaksanaan yang efektif, dan pengawasan yang ketat. Dengan komitmen dan kerja sama semua pihak, diharapkan program-program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat OAP di Kabupaten Supiori.