UIN Jakarta Kirim Mahasiswa KKN ke Arab Saudi: Perkuat Moderasi Beragama dan Diplomasi
UIN Jakarta mengirimkan mahasiswa untuk KKN internasional di Arab Saudi pada Agustus 2025, bertujuan memperkuat moderasi beragama dan diplomasi Indonesia melalui pengamalan nilai-nilai humanis dan toleransi.

Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta akan memberangkatkan mahasiswa untuk program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional ke Arab Saudi pada bulan Agustus 2025. Program KKN ini berlangsung selama 40 hari dan bertujuan memperkuat diplomasi nilai-nilai moderasi beragama serta mempererat hubungan Indonesia-Arab Saudi. Inisiatif ini melibatkan mahasiswa strata satu (S1) yang akan mengamalkan ilmu dan nilai-nilai moderasi yang telah dipelajari di kampus.
Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Jakarta, Hj. Ade Rina Farida, menjelaskan bahwa KKN ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan prinsip-prinsip moderasi beragama, seperti humanisme, realisme, inklusivitas, keadilan, kerja sama, dan toleransi. Mahasiswa akan berperan penting dalam menyebarkan nilai-nilai tersebut di masyarakat Arab Saudi, sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia.
Selain kegiatan pengabdian masyarakat, mahasiswa juga akan berkesempatan melakukan penelitian dan mengembangkan minat bakat mereka. Mereka akan diberikan kesempatan untuk mengajar berbagai keterampilan, seperti teknologi informasi dan komputer, serta memperkenalkan budaya Indonesia melalui pertunjukan pencak silat, tari Saman, dan fashion show. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan akademik dan non-akademik mahasiswa, mempersiapkan mereka untuk terjun ke masyarakat.
Mengenalkan Moderasi Beragama di Arab Saudi
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah mendirikan Pusat Kajian Moderasi Agama dan memiliki banyak tokoh dan pakar di bidang ini. Dengan demikian, program KKN Internasional ini sejalan dengan visi dan misi kampus untuk mempromosikan moderasi beragama. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Prof. Amelia Fauzia, Ph.D., menekankan bahwa KKN di luar negeri merupakan pengalaman berharga yang tidak semua mahasiswa dan dosen berkesempatan untuk dapatkan.
Prof. Fauzia menambahkan bahwa KKN Internasional ini memberikan banyak manfaat, termasuk menambah pengalaman dan wawasan internasional bagi para mahasiswa. UIN Jakarta, yang menempati peringkat 112 kampus dunia versi QS World University Ranking, menjadikan program ini sebagai bagian dari komitmennya sebagai perguruan tinggi internasional.
Para mahasiswa akan berkesempatan untuk mengajar di Sekolah Indonesia Riyadh (SIR), Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Sekolah Indonesia Makkah (SIM), dan sekolah-sekolah Indonesia lainnya di Arab Saudi. Mereka juga akan berperan sebagai duta Indonesia dalam memperkenalkan seni dan budaya Indonesia kepada masyarakat setempat.
Perkuat Hubungan Diplomatik Indonesia dan Arab Saudi
Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, Arab Saudi, Prof. Dr. Muhammad Irfan Helmy, Lc., M.A., mengapresiasi program KKN Internasional UIN Jakarta. Ia menilai program ini sebagai bentuk penguatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Arab Saudi, yang selama ini telah terjalin baik melalui berbagai kerja sama, termasuk di bidang haji, umroh, dan pengiriman tenaga kerja Indonesia.
Prof. Irfan menekankan pentingnya bagi mahasiswa untuk memahami budaya dan sosial masyarakat Arab Saudi. Ia juga berharap agar mahasiswa dapat menjunjung tinggi nama baik bangsa Indonesia dan mengedepankan nilai-nilai nasionalisme, Bhinneka Tunggal Ika, dan moderasi beragama selama menjalankan program KKN.
Alumni KKN Internasional tahun 2024, Anisa Aur Afraliah, membagikan pengalaman berharga yang ia peroleh selama mengikuti program tersebut, termasuk kesempatan mengunjungi Mekah dan Madinah serta menjalankan ibadah umroh. Ia juga menyebutkan bahwa bahasa pengantar sehari-hari di Arab Saudi selain bahasa Arab juga menggunakan bahasa Inggris.
Program KKN Internasional UIN Jakarta di Arab Saudi ini tidak hanya sekadar program pengabdian masyarakat, tetapi juga menjadi jembatan untuk memperkuat moderasi beragama, meningkatkan hubungan diplomatik, dan memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional. Program ini juga memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri dan berkontribusi bagi masyarakat global.