Dokter Ingatkan Pentingnya Diet Seimbang Selama Lebaran
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSCM, dr. Faisal Parlindungan, Sp.Pd, mengingatkan pentingnya menjaga pola makan sehat dan seimbang selama Lebaran untuk mencegah dampak buruk bagi kesehatan.

Jakarta, 2 April 2024 (ANTARA) - Lebaran identik dengan berbagai hidangan lezat yang sayang untuk dilewatkan. Namun, di tengah kegembiraan merayakan hari raya, penting bagi kita untuk tetap memperhatikan asupan makanan. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Faisal Parlindungan, Sp.Pd, memberikan imbauan penting terkait hal ini. Beliau menyarankan masyarakat untuk menerapkan diet seimbang selama libur Lebaran agar nilai gizi tetap terpenuhi dan kesehatan tubuh terjaga.
Menurut dr. Faisal, meskipun berbagai hidangan lezat tersedia saat Lebaran, kita perlu bijak dalam mengonsumsinya. Beliau menekankan pentingnya menjaga keseimbangan gizi agar tubuh tetap sehat dan bugar selama periode liburan. Hal ini penting karena kecenderungan untuk mengonsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan garam cenderung meningkat selama Lebaran.
"Saat Lebaran menu hidangan menjadi idaman bagi setiap orang. Namun terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian agar nilai gizi maupun diet seimbang dapat terpenuhi selama lebaran," ujar dr. Faisal kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Tips Diet Seimbang Selama Lebaran
Untuk membantu masyarakat menerapkan diet seimbang selama Lebaran, dr. Faisal memberikan beberapa tips praktis. Salah satu yang terpenting adalah menghindari memanaskan makanan secara berulang. Proses pemanasan berulang dapat menurunkan nilai gizi makanan, terutama pada sayur-sayuran. Lebih dari itu, makanan berlemak seperti santan yang dipanaskan berulang kali dapat berubah menjadi zat berbahaya bagi tubuh.
Selain itu, dr. Faisal menyarankan untuk memperhatikan porsi makan. Ia menganjurkan masyarakat untuk menerapkan pedoman "Isi Piringku" yang telah disusun oleh Kementerian Kesehatan. Pedoman ini memberikan panduan praktis untuk mengonsumsi makanan sehat dan seimbang, dengan memperhatikan proporsi karbohidrat, protein, dan sayur serta buah.
Mengonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur sebelum makanan lain juga penting untuk mencegah lonjakan gula darah yang sering terjadi setelah mengonsumsi makanan manis dan tinggi karbohidrat. Dengan mengonsumsi serat terlebih dahulu, proses penyerapan gula ke dalam darah akan lebih lambat dan terkontrol.
Aktivitas Fisik dan Pilihan Camilan Sehat
Tidak hanya memperhatikan asupan makanan, dr. Faisal juga menekankan pentingnya menjaga aktivitas fisik selama libur Lebaran. Jalan santai atau olahraga ringan lainnya selama minimal 30 menit setiap hari sangat dianjurkan untuk membantu membakar kalori dan menjaga kesehatan tubuh. Olahraga juga membantu meningkatkan metabolisme tubuh sehingga proses pembuangan racun lebih optimal.
Terakhir, dr. Faisal mengingatkan untuk membatasi konsumsi camilan manis dan gorengan. Camilan tersebut tinggi gula dan lemak, sehingga dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit. Sebagai alternatif, ia menyarankan untuk memilih camilan yang lebih sehat, seperti camilan rendah gula dan tepung, atau camilan yang tinggi akan kandungan kacang-kacangan dan buah-buahan.
"Konsumsi camilan yang lebih sehat, berupa camilan rendah gula dan tepung maupun tinggi kacang-kacangan atau buah," pungkas dia.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, diharapkan masyarakat dapat tetap menikmati momen Lebaran tanpa mengorbankan kesehatan. Menjaga pola makan sehat dan seimbang selama Lebaran merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.