Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Bantuan Sosial, Pastikan Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata
Ombudsman Republik Indonesia akan meningkatkan pengawasan program bantuan sosial untuk memastikan keakuratan dan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama kelompok rentan.
Jakarta, 23 Maret 2024 (ANTARA) - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) akan meningkatkan pengawasan terhadap program bantuan sosial (bansos) untuk memastikan keakuratan penyaluran dan dampak nyata bagi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto.
"Ke depan, Ombudsman RI akan memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program-program bantuan sosial," ujar Susanto dalam siaran pers yang diterima Minggu.
Pernyataan tersebut disampaikan Susanto saat menghadiri acara bakti sosial di Masjid Endan Andansih, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu. Ia menekankan bahwa pengawasan merupakan bagian dari fungsi dan kewenangan ORI untuk berperan aktif memastikan transparansi dan efektivitas program sosial. Acara tersebut diselenggarakan di tengah bulan Ramadan, memberikan kesempatan untuk memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap kelompok rentan.
Pengawasan Bansos: Kewajiban Negara dan Sinergi Masyarakat
Susanto menjelaskan bahwa negara berkewajiban melindungi kelompok rentan, sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 34 Ayat (1) UUD 1945. ORI mendukung penuh pelaksanaan kebijakan sosial agar tepat sasaran dan penerima manfaat mendapatkan haknya.
Namun, ia juga menekankan bahwa penanggulangan kemiskinan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan sinergi antara masyarakat, organisasi sosial, dan dunia usaha untuk menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Acara bakti sosial di Purwakarta menjadi contoh nyata bagaimana sinergi tersebut dapat diwujudkan. Kegiatan ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap kelompok rentan, khususnya kaum miskin dan anak yatim piatu.
Lebih lanjut, Susanto mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan tidak hanya sebagai momen ibadah spiritual, tetapi juga sebagai penguatan tanggung jawab sosial. Ia juga menyoroti ajaran Islam tentang zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk solidaritas sosial.
Nilai-nilai Pancasila dalam Pelaksanaan Bansos
"Ketaqwaan pribadi itu penting, tetapi ketaqwaan sosial akan menyempurnakannya. Ombudsman RI mengapresiasi kegiatan ini karena sejalan dengan nilai-nilai Pancasila," pungkas Susanto.
Pengawasan yang ketat terhadap program bansos diharapkan dapat memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, diharapkan program bansos dapat berjalan efektif dan efisien, serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi kehidupan masyarakat.
Selain itu, peningkatan transparansi dalam pengelolaan bansos juga menjadi kunci penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan dana. Ombudsman RI memiliki peran strategis dalam hal ini, dengan melakukan pengawasan dan investigasi atas laporan-laporan yang masuk terkait dugaan penyimpangan dalam penyaluran bansos. Dengan demikian, diharapkan program bansos dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Indonesia.