Pemkot Tangerang Raih Zona Hijau Ombudsman: Pelayanan Publik Meningkat
Pemkot Tangerang meraih zona hijau Ombudsman dengan nilai 94,76 untuk pelayanan publik, meningkat dari tahun sebelumnya dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam inovasi pelayanan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil meraih prestasi membanggakan. Dalam penilaian kepatuhan pelayanan publik oleh Ombudsman, Pemkot Tangerang berhasil masuk zona hijau dengan nilai keseluruhan 94,76. Capaian ini meningkat 1,55 poin dibandingkan tahun sebelumnya (93,21) dan diraih pada tanggal 22 Januari di Tangerang.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menyatakan apresiasinya atas pencapaian ini. Ia menekankan bahwa prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. "Semua unit pelayanan kita masuk zona hijau dengan nilai A. Ini menjadi motivasi besar bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ungkap Dr. Nurdin dalam acara penilaian Ombudsman di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Pemkot Tangerang berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penghargaan ini dianggap sebagai amanah yang harus dijaga dan ditingkatkan. "Penghargaan ini bukan hanya motivasi, tetapi juga tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan publik yang semakin baik," tambah Dr. Nurdin.
Salah satu dinas yang mencatat prestasi luar biasa adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang. DPMPTSP meraih nilai tertinggi se-Provinsi Banten dalam substansi perizinan, dengan skor 95,98.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten, Fadil Afriadi, memberikan apresiasi atas capaian Pemkot Tangerang, khususnya inovasi dalam pelayanan. Ia mencontohkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang ditargetkan selesai maksimal 10 jam. "Pelayanan publik yang baik itu harus cepat, murah, terjangkau, dan memudahkan masyarakat," ujar Fadil. Ia menambahkan bahwa Pemkot Tangerang menjadi contoh bagi daerah lain dalam memenuhi standar pelayanan publik.
Fadil juga menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi pelayanan. Hal ini mengingat semakin kritisnya masyarakat dan tuntutan mereka terhadap pelayanan publik yang semakin tinggi. "Kami berharap, inovasi ini terus berlanjut," pungkasnya.
Dengan capaian ini, Pemkot Tangerang membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Keberhasilan ini juga menjadi tolok ukur bagi daerah lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publiknya.