Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahap Dua di Mataram Ditunda
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap dua di Kecamatan Sekarbela, Mataram, Nusa Tenggara Barat, yang semula dijadwalkan 20 Januari 2025, ditunda menjadi 3 Februari 2025 karena keterlambatan penyelesaian dapur umum.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap dua di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengalami penundaan. Awalnya dijadwalkan pada 20 Januari 2025 di Kecamatan Sekarbela, program ini kini akan dilaksanakan pada 3 Februari 2025. Informasi ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana, pada Selasa lalu.
Penundaan ini disebabkan oleh belum selesainya pembangunan dapur umum MBG yang menjadi pusat distribusi makanan bergizi bagi para siswa. Hal ini disampaikan Wali Kota setelah menerima kunjungan tim dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN). Pertemuan tersebut juga membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan program MBG.
Wali Kota Mohan Roliskana menekankan pentingnya pemahaman detail mengenai pelaksanaan MBG. Pemerintah Kota Mataram ingin memastikan dukungan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan. Beliau meminta informasi lengkap mengenai skenario pelaksanaan, jumlah penerima manfaat, dan lokasi-lokasi pelaksanaan program hingga saat ini.
Pemerintah Kota Mataram menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program MBG. Namun, transparansi dan data yang akurat sangat penting untuk memastikan efektivitas program ini. Kejelasan mengenai target penerima manfaat dan rencana distribusi sangat krusial.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, Yusuf, menambahkan bahwa terdapat 14 sekolah di Kecamatan Sekarbela yang berpotensi menjadi penerima manfaat MBG. Sekolah-sekolah tersebut terdiri dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK. Namun, tidak semua sekolah dapat ikut serta karena keterbatasan jarak dari dapur umum MBG, yaitu maksimal 3 kilometer.
Jumlah siswa yang diperkirakan akan menerima manfaat dari program ini mencapai 3.000-3.500 siswa. Disdik Kota Mataram berharap pelaksanaan MBG di Kecamatan Sekarbela berjalan lancar dan sesuai harapan. Program MBG di Kecamatan Selaparang, yang dimulai sejak 13 Januari 2025, menjadi acuan dan pengalaman berharga dalam pelaksanaan program ini.
Dengan penundaan ini, diharapkan dapur umum MBG dapat rampung dan program MBG di Kecamatan Sekarbela dapat berjalan optimal, menjangkau seluruh siswa yang membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk menunjang proses belajar mereka. Semoga program ini memberikan dampak positif bagi peningkatan kesehatan dan prestasi belajar siswa di Kota Mataram.