{{caption}}
Komnas HAM Desak Polri Transparan Tangani Kasus Kekerasan Seksual AKBP Fajar

Komnas HAM mendesak Polri untuk menangani kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh AKBP Fajar Widyadharma secara transparan dan akuntabel, serta memberikan perlindungan komprehensif bagi korban.

{{caption}}
Kasus Eks Kapolres Ngada: Edukasi Privasi Tubuh Anak Jadi Sorotan

Kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh mantan Kapolres Ngada menyoroti pentingnya edukasi privasi tubuh anak dan perlindungan terhadap kekerasan seksual.

{{caption}}
Puan Maharani Desak Pemecatan Eks Kapolres Ngada Tersangka Pelecehan Seksual

Ketua DPR RI, Puan Maharani, mendesak pemecatan dan sanksi berat terhadap eks Kapolres Ngada, AKBP Fajar, atas kasus pelecehan seksual terhadap anak dan video porno, serta meminta perlindungan maksimal bagi korban.

{{caption}}
Kementerian PPA Beri Bantuan Korban Pelecehan Mantan Kapolres Ngada

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) telah memberikan bantuan kepada korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh mantan Kapolres Ngada, AKBP FWLS, termasuk dukungan psikososial dan perlindungan hukum.

{{caption}}
Mantan Kapolres Ngada Tersangka Pelecehan Seksual Anak: Pelanggaran Kemanusiaan

Kementerian HAM mengecam keras pelecehan seksual terhadap anak yang dilakukan mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma, menyebutnya sebagai pelanggaran hak asasi manusia dan mendesak hukuman tegas.

{{caption}}
KPAI Desak Polisi Telusuri Kemungkinan Korban Lain Kasus Asusila AKBP FWLS

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak kepolisian untuk menyelidiki kemungkinan adanya korban lain dalam kasus asusila yang melibatkan mantan Kapolres Ngada, AKBP FWLS, yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

{{caption}}
Kemenham Kecam Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur: Tindakan Biadab yang Cederai Kemanusiaan

Kementerian HAM mengecam keras kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh mantan Kapolres Ngada, menekankan perlunya hukuman serius dan perlindungan maksimal bagi korban.

{{caption}}
Komnas HAM Desak Sanksi Pidana dan Etik untuk Eks Kapolres Ngada yang Terjerat Kasus Narkoba dan Asusila

Komnas HAM mendesak mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar, yang diduga terlibat narkoba dan pencabulan anak, dijatuhi sanksi pidana dan etik, serta meminta perlindungan bagi korban.

{{caption}}
Aktivis Perempuan Desak Polri Pecat Kapolres Ngada yang Diduga Cabuli Tiga Anak

Aktivis perempuan dan anak di NTT mendesak Mabes Polri memecat Kapolres Ngada nonaktif, AKBP Fajar Widyadharma Lukman, yang diduga mencabuli tiga anak di bawah umur dan terbukti positif narkoba.

{{caption}}
DPR Desak Mabes Polri Pecat Kapolres Ngada Tersangka Kasus Narkoba dan Pencabulan Anak

Wakil Ketua Komisi III DPR RI mendesak Mabes Polri memecat Kapolres Ngada nonaktif karena terlibat kasus narkoba dan pencabulan anak, serta meminta kasus diungkap transparan.

{{caption}}
DPR Desak Hukuman Maksimal untuk Kapolres Ngada yang Cabuli Anak

Anggota DPR Selly Andriany Gantina mendesak hukuman maksimal untuk Kapolres Ngada nonaktif, AKBP Fajar, atas pencabulan terhadap tiga anaknya dan dugaan penyalahgunaan narkoba.

{{caption}}
KPAI Desak Bareskrim Kawal Kasus Kekerasan Seksual yang Diduga Dilakukan Kapolres Ngada

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Bareskrim Polri untuk mengawal kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh Kapolres Ngada, AKBP FJ, terhadap tiga anak di bawah umur.